Rekomendasi makanan bekal mudik yang tahan lama

Rekomendasi daftar makanan bekal mudik yang tahan lama, praktis, dan lezat selama perjalanan jauh agar stamina tetap terjaga hingga sampai di kampung halaman.

Update: 2026-02-18 13:00 GMT

Rekomendasi daftar makanan bekal mudik yang tahan lama, praktis, dan lezat selama perjalanan jauh agar stamina tetap terjaga hingga sampai di kampung halaman.

Elshinta Peduli

Persiapan pulang kampung atau mudik perlu perencanaan yang matang. Karena masalah waktu tempuh yang tidak menentu, menyiapkan makanan bekal mudik yang tahan lama jadi solusi tepat bagi pemudik. Bekal yang dipersiapkan sendiri akan terjamin kebersihan dan nutrisinya terutama untuk perjalanan jauh saat di jalur mudik.

Memilih jenis hidangan yang mampu bertahan dalam waktu lama tanpa cepat basi membuat perjalanan menjadi lebih mudah, bukan hanya untuk ngemil tapi juga bisa menjadi makanan darurat saat situasi-situasi tertentu. 

Kriteria makanan yang cocok untuk bekal perjalanan

Sebelum menentukan menu, penting untuk memahami karakteristik makanan yang punya daya simpan tinggi. umumnya, makanan dengan kadar air rendah atau telah melalui proses penggorengan kering cenderung lebih awet. Selain itu, penggunaan bumbu rempah yang melimpah juga berfungsi sebagai pengawet alami yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Berikut rekomendasi menu praktis untuk mudik

1. Menu lauk kering

Lauk yang digoreng hingga garing merupakan pilihan utama bagi pemudik. Kadar air yang minim membuat makanan ini tidak mudah ditumbuhi jamur atau menjadi basi.

  • Kering tempe, teri dan kacang: Perpaduan tempe iris tipis yang digoreng garing dengan kacang tanah dan bumbu asam manis pedas dapat bertahan hingga satu minggu jika disimpan dalam wadah kedap udara.
  • Abon sapi atau ayam: Abon merupakan sumber protein yang tahan lama. Tekstur keringnya membuat abon aman dibawa dalam perjalanan jauh.
  • Rendang daging: Masakan khas Minang ini dikenal karena ketahanannya. Rendang yang dimasak hingga bumbunya menghitam dan berminyak bisa bertahan hingga beberapa hari tanpa perlu dipanaskan kembali.
Elshinta Peduli

2. Olahan sambal

Bagi masyarakat Indonesia, perjalanan terasa kurang lengkap tanpa rasa pedas. Membawa sambal goreng atau lauk olahan bumbu balado yang dimasak hingga benar-benar matang sangat cocok untuk perjalanan jauh.

  • Sambal goreng teri: Teri yang digoreng kering kemudian dicampur dengan sambal yang ditumis hingga berminyak akan memberikan rasa gurih sekaligus tahan lama.
  • Telur asin: Sebagai sumber protein, telur asin jauh lebih praktis dan tahan lama dibandingkan telur rebus biasa atau telur ceplok yang mudah rusak teksturnya.

Tips menyiapkan bekal saat mudik

Jika aktivitas mudik dilakukan menjelang Idulfitri, sering kali pemudik masih dalam kondisi menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini menuntut persiapan bekal yang mendukung saat sahur maupun berbuka di tengah kemacetan.

1. Menjaga kebersihan dan kenyamanan

Dalam kondisi mobilitas tinggi, menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah makan adalah hal yang krusial. Pastikan untuk selalu sedia alat kebersihan praktis seperti tisu basah atau cairan pembersih tangan agar konsumsi makanan tetap higienis. Selain itu, pilihlah wadah makanan yang memiliki sekat agar aroma dan tekstur antar lauk tidak bercampur, yang mana hal ini sering menjadi pemicu makanan lebih cepat basi.

2. Pilihan karbohidrat

Nasi putih sering kali menjadi pilihan, namun untuk perjalanan jauh, nasi cenderung cepat mengeras atau basi jika tidak disimpan dengan benar. Sebagai alternatif, bisa membawa:

  • Lontong atau ketupat: Memiliki ketahanan yang sedikit lebih baik dari nasi jika dimasak dengan tingkat kematangan yang pas.
  • Roti Gandum: Pilihan karbohidrat yang mengenyangkan dan praktis dikonsumsi tanpa perlu alat makan tambahan.

Tips menyimpan makanan agar tidak cepat basi

Agar makanan bekal mudik yang tahan lama tetap optimal kualitasnya, perhatikan beberapa langkah penyimpanan berikut:

  • Pastikan makanan sudah dingin: Jangan pernah memasukkan makanan yang masih panas ke dalam wadah tertutup. Uap air yang terperangkap akan memicu kelembapan tinggi dan mempercepat proses pembusukan.
  • Gunakan wadah kedap udara: Pastikan kotak bekal yang digunakan memiliki seal karet yang rapat untuk mencegah masuknya udara luar.
  • Pemisahan jenis makanan: Pisahkan makanan kering dengan makanan yang sedikit berminyak atau basah. Gunakan wadah terpisah untuk sambal agar tidak merusak tekstur lauk utama.

Menyiapkan bekal mandiri saat mudik memberikan ketenangan, terutama untuk keluarga yang membawa anak-anak atau lansia. Dengan perencanaan menu yang tepat, perjalanan mudik akan terasa lebih nyaman, hemat, dan berkesan hingga sampai di kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News