Kemenpar lakukan mitigasi bagi kegiatan wisata di gunung api
Kementerian Pariwisata menyatakan memiliki berbagai upaya dalam melakukan mitigasi kegiatan berwisata di daerah tujuan yang melibatkan kawasan gunung berapi.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Kementerian Pariwisata menyatakan memiliki berbagai upaya dalam melakukan mitigasi kegiatan berwisata di daerah tujuan yang melibatkan kawasan gunung berapi.
"Kementerian Pariwisata memiliki berbagai upaya dalam memitigasi kegiatan berwisata di daerah tujuan wisata gunung berapi, yang rawan mengalami erupsi untuk memberikan keamanan kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia," kata Kementerian Pariwisata kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Adapun gunung berapi yang dimaksud rawan erupsi seperti Gunung Lewotobi Laki-Laki, Gunung Sinabung, Gunung Marapi, Gunung Semeru, Gunung Raung, dan Gunung Ibu sebagaimana yang disebutkan dalam peringatan perjalanan (travel warning) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Inggris.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan keamanan berwisata di gunung berapi melalui aspek pencegahan, penanganan, dan peningkatan kualitas layanan.
Di antaranya, secara aktif mendorong pemerintah daerah, pengelola destinasi wisata, dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk menyusun dan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) mitigasi yang komprehensif.
Kementerian Pariwisata turut menjaga koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait seperti BMKG, BNPB/BPBD, Basarnas, TNI/Polri, ESDM, dan petugas keamanan setempat.
Semua pihak dalam industri pariwisata turut diimbau untuk memberikan pelayanan prima dan memastikan keselamatan, keamanan, kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan (CHSE), dan melakukan penilaian risiko di pusat aktivitas pariwisata serta lokasi daya tarik wisata di masing-masing daerah.
Berbagai modul yang terkait dengan kebencanaan, CHSE, panduan implementasi dan petunjuk teknis manajemen risiko di destinasi pariwisata juga sudah disiapkan dan dapat diakses melalui https://bit.ly/juknisMR dan https://bit.ly/modulkepariwisataan.
"Upaya ini bertujuan untuk memastikan destinasi wisata memiliki rencana jelas dalam menghadapi potensi bencana alam maupun insiden keamanan," kata kementerian.
Kementerian Pariwisata pun menyatakan bahwa pemerintah memperhatikan dengan seksama imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris.
Menurut kementerian, peringatan tersebut bersifat imbauan kewaspadaan tinggi dari pemerintah Inggris kepada warga negaranya yang akan bepergian (traveling) ke destinasi wisata di berbagai negara, termasuk sejumlah destinasi wisata di Indonesia seperti Gunung Lewotobi Laki-Laki, Gunung Sinabung, Gunung Marapi, Gunung Semeru, Gunung Raung, dan Gunung Ibu yang tengah mengalami erupsi.
Peringatan perjalanan tersebut sebagai kewajiban pemerintah Inggris untuk mengingatkan dan melindungi warga negaranya yang akan berwisata di Indonesia. Khususnya bagi wisatawan minat khusus terhadap destinasi wisata gunung berapi.
Meski demikian, Kementerian Pariwisata tetap mengimbau wisatawan asal Inggris untuk mematuhi larangan dari instansi yang berwenang seperti dari pemerintah daerah setempat, BMKG, BNPB, BPDB atau pihak keamanan setempat ketika ingin berkunjung ke destinasi wisata gunung berapi yang tengah mengalami erupsi di Indonesia.
Wisatawan Inggris juga diminta untuk berhati-hati ketika melakukan aktivitas wisata alam atau luar ruangan pada musim hujan disertai cuaca ekstrem yang kerap menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan gelombang tinggi.
Di samping itu wisatawan Inggris pun harus mentaati SOP mitigasi yang komprehensif bagi wisatawan yang diterapkan oleh masing-masing destinasi wisata dalam menghadapi potensi bencana alam maupun insiden keamanan.
Sebelumnya, Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan (FCDO) Britania Raya melalui diterbitkannya peringatan perjalanan internasional untuk 2026 ke 55 negara yang tidak direkomendasikan untuk dikunjungi.
Sejumlah daerah di Indonesia masuk dalam daftar tersebut. Pemerintah setempat menilai bahwa masyarakat Inggris sebaiknya menghindari kegiatan berwisata di dekat daerah gunung api yang masih aktif di Indonesia.
Misalnya, seperti di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Gunung Marapi di Sumatra Barat, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ruang di Sulawesi Utara, serta Gunung Ibu di Maluku Utara.
Meski demikian, Pemerintah Inggris menekankan aturan itu bersifat spesifik dan tidak berlaku di semua kawasan Indonesia.


