Pemkot Malang: Becak listrik dari Presiden dongkrak daya tarik wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang optimistis bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto mampu meningkatkan daya tarik pariwisata di wilayah setempat.

Update: 2026-01-20 17:20 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang optimistis bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto mampu meningkatkan daya tarik pariwisata di wilayah setempat.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat seusai penyerahan bantuan becak listrik kepada 200 pengayuh becak di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, mengatakan becak listrik menambah opsi transportasi umum bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Malang.

"Kota Malang kan kota pariwisata, banyak sekali turis asing yang datang, kami telah bekerja sama dengan PHRI dan agen travel dalam rangka operasional becak listrik diutamakan menunjang pariwisata," kata Wahyu.

Sepanjang 2025 angka kunjungan wisata di Kota Malang total mencapai 3,4 juta orang. Rinciannya, 78.298 wisatawan mancanegara dan 3,3 juta wisatawan nusantara.

Realisasi angka kunjungan wisata tahun lalu melebih target yang dicanangkan, yakni sebesar 3,3 juta.

Sedangkan, pada 2026 pemkot menargetkan angka kunjungan wisatawan bisa sama dengan 2025 sebesar 3,4 juta.

Agar mempermudah koordinasi, pemkot setempat berencana secepatnya membentuk paguyuban becak listrik yang di dalamnya mencakup seluruh pengayuh becak penerima bantuan.

Pembentukan paguyuban itu bertujuan sekaligus menjadi wadah komunikasi untuk pelaksanaan pendampingan kepada pengayuh becak sehingga mampu lebih cekatan mengoperasionalkan dan profesional dalam melayani penumpang.

Elshinta Peduli

Wahyu menyampaikan dalam rangka memaksimalkan becak listrik, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN terkait penyediaan tempat pengisian daya angkutan tradisional berkonsep elektrik dan ramah lingkungan itu.

"Sudah ada 37 lokasi, nanti kami akan tambah lagi untuk memudahkan mereka mengecas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko menyampaikan bantuan becak listrik merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap para pengayuh becak.

Para penerima bantuan tahun ini diprioritaskan pengayuh becak yang memiliki usia 70 tahun ke atas.

"Ini baru awal, 2026 dan 2027 sudah dipesankan kepada PT Pindad sebanyak 70 ribu unit. Diharapkan 2027 program ini sudah selesai karena populasi pengemudi becak di seluruh Indonesia 80 ribu," ucapnya.

Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan PT Pindad dan PT Viar terkait penyediaan tempat perawatan atau servis becak listrik.

"Bengkel Viar sudah ada di tiap kota dan kabupaten seluruh Indonesia, sehingga tidak ada becak listrik bantuan Presiden yang mangkrak," ujarnya.

Diharapkan bantuan ini bisa memberikan kesejahteraan kepada pengayuh becak, khususnya mereka yang berusia senja sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata di setiap daerah.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News