Tips buat pemudik, persiapkan kendaraan hingga hindari genangan air
Perjalanan mudik Lebaran telah menjadi tradisi yang dinantikan oleh banyak masyarakat Indonesia, terutama para perantau yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Perjalanan mudik Lebaran telah menjadi tradisi yang dinantikan oleh banyak masyarakat Indonesia, terutama para perantau yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Bagi pemudik yang berencana melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan pribadi, sejumlah hal perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Pelatih pengemudi bersertifikat BMW Gerry Nasution saat berbincang dengan ANTARA di Tangerang, Kamis, membagikan beberapa kiat bagi pengendara yang akan melakukan perjalanan mudik.
Menurut dia, baik pengendara roda dua maupun roda empat perlu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
“Yang paling utama adalah memastikan kesiapan kendaraan. Kita harus melakukan pengecekan mulai dari oli, ban, hingga mesin agar semuanya dalam kondisi baik sebelum digunakan untuk perjalanan jauh,” kata Gerry.
Selain kondisi kendaraan, pengendara juga perlu mempersiapkan kondisi mental. Ia mengingatkan bahwa perjalanan mudik kerap diwarnai kemacetan panjang di sejumlah jalur.
“Kemungkinan kita akan menghadapi kemacetan di jalan,” ujarnya.
Karena itu, pengendara disarankan memastikan kondisi fisik tetap prima dengan beristirahat yang cukup sebelum perjalanan. Membawa camilan juga dapat membantu menjaga stamina selama berkendara dalam waktu lama.
Di sisi lain, dengan kondisi cuaca yang cenderung hujan di sejumlah wilayah, pengendara juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat berkendara guna meminimalkan risiko kecelakaan, seperti selip ban atau aquaplaning, yaitu kondisi ketika ban kendaraan kehilangan traksi sehingga kendaraan sulit dikendalikan.
“Oleh karena itu kita harus selalu waspada terhadap kondisi jalan. Jika memungkinkan, hindari area yang tergenang air karena kita tidak dapat memprediksi apa yang ada di dalam genangan tersebut,” kata dia.

