Kenapa internet down ketika hujan? Ini penjelasannya
Kenapa internet down ketika hujan? Hujan dapat melemahkan sinyal dan mengganggu infrastruktur sehingga internet menjadi lambat atau putus saat hujan turun.
Ini alasan internet bisa down saat hujan.
Fenomena internet down ketika hujan menjadi keluhan umum, terutama ketika hujan deras turun dan koneksi tiba-tiba lemot atau bahkan hilang sama sekali. Hujan, sebagai bagian dari kondisi cuacamemiliki dampak fisik maupun teknis terhadap cara jaringan internet bekerja. Di bawah ini alasan utama kenapa bisa terjadi gangguan internet saat hujan turun.
1. Hamburan gelombang oleh tetesan air
Internet nirkabel seperti Wi-Fi, 4G, atau 5G tergantung pada gelombang elektromagnetik untuk mentransmisikan data antara perangkat dan menara seluler atau router. Ketika hujan turun, atmosfer dipenuhi tetesan air yang bisa menyerap dan menghamburkan gelombang radio ini. Tetesan air menyerap sebagian energi sinyal atau membelokkannya sehingga sebagian sinyal yang seharusnya mencapai perangkat malah hilang atau melemah. Ini dikenal sebagai fenomena rain attenuation yang lebih signifikan pada frekuensi tinggi seperti yang digunakan oleh jaringan modern.
Efek ini dapat terjadi pada sinyal Wi-Fi di rumah maupun pada jaringan seluler di luar ruangan, terutama ketika jarak antara perangkat dengan sumber sinyal (menara atau access point) lebih jauh. Hamburan dan penyerapan ini umumnya meningkat seiring intensitas hujan, membuat gangguan koneksi menjadi semakin parah saat hujan deras.
2. Kelembapan menembus infrastruktur
Selain gangguan pada sinyal nirkabel, hujan juga berdampak pada komponen fisik jaringan seperti kabel, sambungan, dan perangkat outdoor. Banyak jaringan internet masih bergantung pada kabel tembaga (misalnya DSL) atau sambungan yang kadang memiliki celah di pelindungnya. Air hujan yang merembes ke dalam kabel atau kotak sambungan dapat menaikkan resistansi, menyebabkan kebocoran sinyal, atau bahkan korsleting yang membuat sinyal menjadi lemah atau terputus total.
Meskipun fiber optik sendiri tidak terpengaruh secara langsung oleh air karena menggunakan cahaya untuk mentransmisikan data, bagian lain dari infrastruktur seperti komponen sambungan, amplifier, atau kotak distribusi yang tidak kedap air tetap bisa mengalami gangguan bila terkena air hujan.
3. Gangguan petir atau cuaca ekstrem
Hujan sering datang bersamaan dengan badai atau petir, dan kondisi ini bisa menciptakan interferensi elektromagnetik atau lonjakan listrik yang mengganggu peralatan jaringan. Meskipun hujan ringan saja tidak selalu menyebabkan gangguan serius, petir dan kondisi ekstrem yang menyertainya dapat memicu gangguan teknis pada BTS, router, atau jaringan kabel. Gangguan berupa lonjakan listrik atau tegangan tidak stabil juga dapat menyebabkan router atau modem restart sendiri, yang terlihat seperti koneksi internet yang putus.
4. Gangguan akibat permintaan
Selain faktor teknis cuaca dan infrastruktur, ada juga faktor permintaan. Saat hujan turun, banyak orang cenderung tetap menggunakan internet lebih intensif, misalnya seperti streaming video, bermain game, atau melakukan meeting online. Peningkatan jumlah pengguna yang bersamaan menggunakan jaringan di satu area dapat menimbulkan kemacetan bandwidth, sehingga koneksi terasa lebih lambat atau tidak stabil.
5. Masalah pada jaringan seluler dan satelit
Untuk pengguna yang mengandalkan jaringan seluler atau internet satelit, hujan dapat lebih langsung berdampak karena keduanya bergantung sepenuhnya pada gelombang radio yang dipancarkan melalui udara. Pada layanan satelit, fenomena rain fade terjadi ketika tetesan hujan di atmosfer menyerap dan memecah gelombang radio dari satelit sehingga sinyal melemah sebelum mencapai penerima di bumi, efek ini bisa cukup besar terutama pada frekuensi tertentu.
Dalam jaringan seluler tradisional seperti 3G atau 4G, hujan juga dapat mengurangi kualitas propagasi sinyal radio karena hamburan dan penyerapan oleh air di udara, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan kualitas sinyal dan koneksi internet yang lebih lambat atau terputus.
Hujan dapat membuat internet down atau koneksi menjadi lambat karena beberapa faktor. Penyebab utama mencakup penyerapan dan hamburan gelombang radio oleh tetesan air, air yang merembes ke infrastruktur fisik jaringan, cuaca ekstrem, serta tekanan permintaan jaringan saat banyak pengguna online bersamaan. Semua faktor ini membuat sinyal yang seharusnya sampai ke perangkat menjadi melemah atau bahkan tidak sampai sama sekali, terutama saat hujan deras.


