Idulfitri, Dubes RI ajak WNI di Jepang perkuat persahabatan

Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Nurmala Kartini Sjahrir mengajak warga negara Indonesia (WNI) untuk memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H memperkuat persahabatan antara RI-Jepang.

By :  Widodo
Update: 2026-03-22 07:00 GMT

Ribuan warga negara Indonesia (WNI) menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H di kompleks Sekolah Indonesia Tokyo (MIT), Jepang, Sabtu (21/3/2026).(ANTARA FOTO/HO-KBRI Tokyo).

Indomie

Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Nurmala Kartini Sjahrir mengajak warga negara Indonesia (WNI) untuk memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H memperkuat persahabatan antara RI-Jepang.

"Di Hari Raya Idul Fitri ini, mari kita manfaatkan semangat persatuan, nilai persaudaraan dan silaturahim bersama, yang tentunya diiringi dengan energi yang sama untuk terus menjalin persahabatan dengan Jepang," kata Dubes Nurmala usai melakukan Shalat Id di kompleks Sekolah Indonesia Tokyo (MIT), Sabtu.

Menurut siaran pers KBRI Tokyo yang diterima ANTARA di Jakarta, Ahad, saat ini terdapat sekitar 250.000 WNI dengan berbagai profesi di sejumlah prefektur Jepang.

Dari jumlah itu, sekitar 8.000 WNI menghadiri Shalat Id yang digelar KBRI bersama Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang dan komunitas WNI lainnya di MIT.

"Alhamdulillah kita semua dapat menikmati indahnya beribadah selama sebulan penuh berpuasa dan bersilaturahim untuk merayakan kemenangan kembali ke fitrah. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus menjunjung nilai solidaritas di tengah masyarakat," ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Duta Besar Maria Renata Hutagalung, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya Muhammad Al Aula, serta sejumlah pejabat KBRI Tokyo.

Ketua KMII Jepang Erwin Avianto mengapresiasi dukungan penuh KBRI Tokyo dalam penyelenggaraan kegiatan Ramadhan dan Shalat Idul Fitri 1447 H.

Sementara itu, Ustadz Nasril Albab Mochamad, imam dan katib Shalat Id, menekankan tiga karakter insan bertaqwa saat berhari raya, yakni memberi kebahagiaan kepada orang lain, meningkatkan kualitas diri dalam kebaikan, dan menyebarkan rahmat kepada siapapun.

Usai Shalat Id, para WNI menikmati sajian makanan khas Indonesia. Sehari sebelumnya, Jumat (20/3), Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jepang menggelar Salat Id di Shibuya, Tokyo.

Al Aula menegaskan, KBRI Tokyo akan terus mendukung setiap kegiatan komunitas WNI di Jepang, termasuk pelaksanaan Shalat Id.

Elshinta Peduli

Similar News