KBRI di UEA hingga Oman batalkan acara Idul Fitri atas alasan keamanan

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara Timur Tengah mengumumkan pembatalan acara shalat Idul Fitri bersama dan halalbihalal yang sedianya diadakan pada 1 Syawal 1447 H mendatang di kompleks KBRI masing-masing.

By :  Widodo
Update: 2026-03-19 12:50 GMT

Ribuan WNI di Qatar menggelar Shalat Idul Fitri di Sekolah Thareq Bin Ziyad (TBZ), Doha, Jumat (21/4/2023). /ANTARA/HO-KBRI Doha/am.

Indomie

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara Timur Tengah mengumumkan pembatalan acara shalat Idul Fitri bersama dan halalbihalal yang sedianya diadakan pada 1 Syawal 1447 H mendatang di kompleks KBRI masing-masing.

KBRI pertama yang mengumumkan pembatalan agenda Idul Fitri yaitu KBRI Muscat. Menurut Duta Besar RI untuk Oman Mohamad Irzan Djohan, keputusan tersebut diambil mengingat perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah belum kunjung membaik.

“Langkah tersebut kami ambil sebagai bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab untuk mengedepankan keamanan serta kenyamanan bersama,” kata Dubes Irzan dalam surat KBRI Muscat tertanggal 16 Maret, sebagaimana dipantau via media sosial Instagram KBRI di Jakarta, Kamis.

Dubes Irzan mengakui keputusan tersebut tidak mudah karena kegiatan shalat Idul Fitri dan halalbihalal di KBRI adalah momen yang “sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia di Oman sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan”.

Ia pun mengharapkan supaya pembatalan acara tersebut tidak mengurangi kekhidmatan Idul Fitri bagi para WNI di Oman, sembari mengingatkan mereka agar senantiasa mencermati perkembangan situasi serta saling peduli antara satu sama lain.

Perwakilan RI lain yang membatalkan acara Idul Fitri atas alasan keamanan adalah KBRI Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA), sebagaimana diumumkan Duta Besar Judha Nugraha dalam surat tertanggal 17 Maret yang dirilis di media sosial KBRI Abu Dhabi.

Elshinta Peduli

Dalam pengumuman tersebut, Dubes Judha menyarankan diaspora RI di UEA untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid terdekat dari tempat tinggal masing-masing, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi keamanan serta instruksi otoritas setempat.

“Kami mengharapkan pengertian seluruh masyarakat Indonesia atas langkah ini, yang diambil semata-mata demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama,” kata Dubes Judha.

Selain KBRI Muscat dan KBRI Abu Dhabi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai, UEA, menjadi perwakilan lain RI di kawasan Teluk yang membatalkan acara shalat Idul Fitri bersama.

KJRI Dubai, melalui media sosialnya, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil atas pertimbangan keamanan di kawasan.

Sementara itu, sejumlah KBRI lain di kawasan Teluk, seperti di Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Iran, masih belum menyampaikan pengumuman apapun terkait kegiatan Idul Fitri di KBRI masing-masing, sebagaimana dipantau di media sosial Instagram hingga Kamis.

Elshinta Peduli

Similar News