Pertemuan 2+2 Indonesia-Turkiye menguatkan kerja sama strategis dan ekonomi

Update: 2026-01-10 01:04 GMT

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menlu Sugiono bertemu dengan Menlu Turkiye Hakan Fidan dan Menhan Turkiye Yasar Guler, di Ankara, Jumat (9/1/2026)

Elshinta Peduli

Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan 2+2 dengan Turkiye, yang merupakan pertemuan gabungan pertama antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi.

Menlu Sugiono menyatakan bahwa Turkiye adalah mitra strategis bagi Indonesia. Dan pertemuan yang digelar Jumat (9/1/2026) waktu setempat ini, sangat penting mengingat dinamika global yang terus berkembang dan berubah.

"Turkiye adalah salah satu dari sedikit negara mitra yang menjalin dialog rutin dengan Indonesia di tingkat ini," kata Menlu Sugiono saat Joint Press Statement di Ankara, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Radio Elshinta, Sabtu (10/1/2026).

Prioritas bilateral utama dibahas selama pembicaraan, dengan fokus pada peningkatan kerja sama ekonomi.

Menlu Sugiono menekankan komitmen Indonesia dan Turkiye untuk meningkatkan perdagangan bilateral dan menyelesaikan Perjanjian Perdagangan Bebas Preferensial, yang akan menjadi langkah pertama menuju kerja sama yang lebih luas.

"Ini akan membuka potensi ekonomi yang signifikan dan akan menguntungkan kedua negara," papar Menlu Sugiono.

Menlu juga menyoroti pentingnya kerja sama di sektor energi baru dan terbarukan, serta pembangunan infrastruktur.

Sugiono mengumumkan bahwa Indonesia dan Turkiye telah mencapai konsensus tentang investasi bersama dalam pengembangan ekosistem baterai, sektor petrokimia, energi, dan proyek pertambangan.

Elshinta Peduli

"Kemitraan harus dibangun dengan apa yang dimiliki Indonesia yaitu Danantara dengan Turkiye di sektor-sektor strategis," tambahnya.

Pertemuan 2+2 ini juga membahas isu regional dan global, termasuk Palestina. Menlu Sugiono menyatakan bahwa Indonesia dan Turkiye memiliki sikap yang sama dalam melindungi hak-hak rakyat Palestina dan menyelesaikan krisis di Gaza.

Menlu Sugiono juga menyambut baik prospek pertemuan dengan Presiden Erdoğan di KTT D-8, di Jakarta dan berharap dapat memperkuat kerja sama ekonomi antara negara-negara D-8.

Selain itu, Indonesia mendukung tujuan Turkiye menjadi mitra dialog ASEAN dan ingin melihat kerja sama konkret antara ASEAN dan Turkiye, terutama di bidang ekonomi.

Penulis: M.Riskianto/Ter

Elshinta Peduli

Similar News