Ribuan umat Hindu di Malaysia rayakan Thaipusam di Gua Batu
Sejumlah umat Hindu di Malaysia merayakan festival Thaipusam di Gua Batu, Gombak, Selangor, Malaysia, Minggu (1/2/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)
Ribuan umat Hindu, khususnya masyarakat Tamil, di Malaysia, merayakan festival Thaipusam di Batu Caves (Gua Batu), Gombak, Selangor, Malaysia, Minggu, untuk menghormati Dewa Murugan. Para umat Hindu Tamil, berbondong-bondong datang ke Gua Batu, yang merupakan situs keagamaan Hindu terkenal di Malaysia, untuk melaksanakan prosesi keagamaan yang sakral.
Mereka datang membawa belanga berisi susu sapi yang dipanggul di atas kepala, sebagai simbol pengorbanan kepada Dewa Murugan. Beberapa di antaranya juga melakukan prosesi Kavadi, sebagai wujud tindakan pengorbanan dan persembahan seremonial yang dipraktikkan selama festival Thaipusam.
Kavadi yang berarti "beban" dalam bahasa Tamil, merupakan beban fisik yang terdiri atas sepotong kayu atau baja setengah lingkaran yang dibengkokkan dan diseimbangkan di pundak pemuja. Dengan membawa Kavadi, para pemuja memohon bantuan Murugan.
Seluruh prosesi dilakukan dengan cara berjalan kaki dan menaiki 272 anak tangga di Batu Caves, Malaysia, menuju kuil utama di dalam Gua Batu. Festival Thaipusam yang diperingati setiap tahun, turut menarik minat ratusan turis lokal maupun mancanegara. Para turis rela antre untuk dapat masuk ke dalam kuil dan mengabadikan momen sakral itu.
Sementara itu pada Sabtu (31/1) Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah meninjau lokasi perayaan Thaipusam di Batu Caves – yang ikonik dengan keberadaan patung Dewa Murugan berwarna emas, setinggi 42,7 meter. Anwar mengucapkan selamat menunaikan ibadah Thaipusam kepada seluruh penganut Hindu yang merayakan.
"Thaipusam sarat dengan makna pengorbanan, keinsafan dan kekuatan spiritual. Nilai kesabaran, disiplin dan ketekunan yang dilakukan sepanjang ibadah ini wajar dihormati dan dihargai bersama," kata Anwar.
Dia berharap Thaipusam dapat dilaksanakan dengan penuh kesyukuran dan tertib, sambil senantiasa menjunjung adab serta nilai yang menjadi teras kehidupan bermasyarakat.

