KBRI Tokyo promosikan SDM unggul Indonesia di Hokkaido
KBRI Tokyo menyampaikan paparan mengenai promosi sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan peluang investasi di Indonesia kepada sekitar 70 perusahaan Jepang, melalui sebuah Seminar bertajuk “Pemanfaatan SDM Indonesia bagi Perusahaan Penerima.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh IM Japan di Sapporo, Hokkaido pada Rabu 25 Februari 2026.
Sumber foto: KBRI Tokyo/elshinta.com.
KBRI Tokyo menyampaikan paparan mengenai promosi sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan peluang investasi di Indonesia kepada sekitar 70 perusahaan Jepang, melalui sebuah Seminar bertajuk “Pemanfaatan SDM Indonesia bagi Perusahaan Penerima.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh IM Japan di Sapporo, Hokkaido pada Rabu 25 Februari 2026.
Sekretaris Kedua Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Nur Rochma Amaliah selaku narasumber utama dalam seminar tersebut memaparkan mengenai keunggulan SDM Indonesia, kebijakan Pemerintah Indonesia (Pemri) mengenai program pemagangan dan pengembangan SDM Indonesia, serta peluang kerja sama investasi di Indonesia kepada perusahaan mitra di wilayah Hokkaido.
“Pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas nasional utama Pemri. Untuk mendukung hal tersebut, Pemri melakukan reformasi pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri melalui penguatan balai pelatihan kerja, peningkatan kualitas SMK, pengembangan sistem sertifikasi kompetensi, serta perluasan pelatihan keterampilan termasuk bahasa Jepang. Kerja sama antara Pemri dan IM Japan yang telah terjalin sejak 1992 berperan penting dalam meningkatkan kualitas pekerja Indonesia melalui sistem pelatihan komprehensif yang mencakup bahasa, keselamatan kerja, disiplin, serta pembentukan karakter dan etika profesional,” ujar Nur Rochma Amaliah.
“Sekitar 230.000 WNI saat ini berada di Jepang, dengan 78% di antaranya bekerja melalui skema pemagang dan pekerja berketerampilan khusus. Kehadiran mereka turut memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kedua negara sekaligus memperkuat kemitraan strategis bilateral Indonesia–Jepang. KBRI Tokyo senantiasa mengimbau para pekerja WNI di Jepang untuk selalu mematuhi peraturan hukum serta norma sosial yang berlaku di Jepang,” tambahnya.
Seminar ini juga dihadiri Direktur Utama IM Japan, Kimura Hisayoshi; Deputy General Manager IM Japan Hokkaido, Shimada Kota; Executive Director Yayasan Kesejahteraan Sosial Asahikawa Taisetsu, Kurosaki Tatsuya; Executive Director IM Japan, Yamamoto Wataru; serta perwakilan sekitar 70 perusahaan Jepang di wilayah Hokkaido.
Dalam sambutannya, Direktur Utama IM Japan menyatakan bahwa reputasi SDM Indonesia yang tekun dan ulet membuat perusahaan-perusahaan di Jepang semakin tertarik untuk merekrut lebih banyak tenaga kerja Indonesia dari tahun ke tahun.
KBRI Tokyo dalam kunjungan ini juga berkesempatan berkunjung ke fasilitas perawatan lansia Suehiro Taisetsu no Sato pada Kamis 26 Februari 2026. Fasilitas perawatan lansia ini mempekerjakan 12 perawat asal Indonesia. Dari 12 perawat itu, 11 orang merupakan pemagang dan 1 orang pekerja berketerampilan khusus.
Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Kedua Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Nur Rochma Amaliah berdialog langsung dengan para perawat asal Indonesia serta meninjau fasilitas asrama. Kepada para perawat asal Indonesia, Nur Rochma Amaliah memotivasi para perawat agar tetap semangat dalam bekerja serta terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme diri.


