Bantu warga korban banjir, Polres Kudus antar sembako ke rumah-rumah
Memasuki minggu kedua bencana Hidrometerologi yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, sejumlah desa masih terendam banjir, sehingga aktivitas warga terganggu
Sumber foto: Sutini/elshinta.com
Memasuki minggu kedua bencana Hidrometerologi yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, sejumlah desa masih terendam banjir, sehingga aktivitas warga terganggu. Bahkan, sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun, banyak pula warga yang tetap bertahan di rumah meski dikepung air.
Prihatin dengan keadaan warga, Polres Kudus bergerak langsung menyambangi rumah-rumah yang terdampak banjir tetapi penghuninya tidak mengungsi. Personil Polres Kudus mendatangi rumah kerumah (door to door) untuk menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga pada Kamis, (22/1) sore.
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada warga terdampak banjir. Salah satu lokasi penyaluran berada di Desa Jetiskapuan, Kecamatan Jati, kabupaten Kudus.
Rombongan Kapolres Kudus harus berjalan kaki menerjang banjir setinggi kurang lebih 50 sentimeter untuk menjangkau rumah-rumah warga yang terisolasi.
Salah satu warga terdampak, Ansori (60) mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepolisian. Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi sulit akibat banjir yang belum juga surut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat. Kami bertahan di rumah karena menjaga barang-barang, dan kondisi memang cukup sulit,” ujar Ansori seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (23/1).
Senada, Sutikno (58) yang rumahnya masih tergenang banjir. Kehadiran aparat kepolisian yang datang langsung ke rumah warga sangat membantu.
“Kami merasa tidak sendirian. Polisi datang langsung ke rumah, itu sangat berarti bagi kami di tengah kondisi banjir seperti ini,” katanya.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Pihaknya berkomitmen untuk terus membantu warga terdampak banjir, baik yang mengungsi maupun yang memilih bertahan di rumah.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap mendapatkan perhatian dan bantuan. Ini adalah wujud empati Polri kepada warga yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir,” tegasnya.
Selain menyalurkan bantuan sosial, Kapolres juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan serta segera melapor apabila kondisi kesehatan menurun atau situasi semakin membahayakan.
Polres Kudus, lanjutnya, akan mengerahkan tim Sidokkes untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang bertahan di rumah, untuk mencegah timbulnya penyakit di tengah situasi darurat banjir.


