BPBD Cianjur mencatat 11 rumah rusak akibat cuaca ekstrem

Update: 2026-01-26 14:10 GMT

Rumah warga di Kecamatan Takokak, Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat tersapu angin kencang yang melanda sejumlah wilayah akibat cuaca ekstrem. ANTARA/Ahmad Fikri

Elshinta Peduli

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat 11 rumah rusak akibat cuaca ekstrem, berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah setempat, selama dua hari terakhir.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Senin (26/1), mengatakan cuaca ekstrem yang melanda sejak satu pekan terakhir dan pada dua hari terakhir, 24-25 Januari 2026, disertai angin kencang membuat rumah rusak dan pohon tumbang di sejumlah kecamatan.

"Sejumlah kerusakan rumah warga akibat tertimpa pohon yang tumbang setelah dihantam hujan deras disertai angin kencang termasuk memutus akses jalan seperti di Kecamatan Cugenang, Mande, Sukanagara, Pagelaran, Pasirkuda, Tanggeung, dan Takokak," katanya.

Dia menjelaskan data dari petugas di Kecamatan Pagelaran empat rumah warga rusak, dua rumah di Kecamatan Naringgul, dan dua rumah di Sukanagara, sedangkan rumah rusak lainnya di Kecamatan Pasirkuda, Mande, dan Takokak.

Sebagian besar pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya untuk sementara sambil menunggu perbaikan rumah yang mengalami kerusakan terutama di bagian atap akibat tertimpa pohon atau tersapu angin kencang.

"Sedangkan akses jalan yang terputus sementara akibat pohon tumbang tuntas ditangani petugas gabungan dalam beberapa jam menggunakan alat gergaji mesin, sehingga dapat dilalui normal dari kedua arah seperti di Kecamatan Cugenang, Mande, Pasirkuda, Tanggeung, dan Takokak," katanya.

Elshinta Peduli

Sejak jauh hari, pihaknya mengimbau masyarakat Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terus terjadi hingga Februari mendatang.

Puluhan petugas dibantu 360 orang Relawan Tangguh Bencana disiagakan di seluruh desa dan kecamatan di Cianjur guna melakukan pengawasan, pelaporan dan penanganan cepat ketika terjadi bencana, termasuk melakukan evakuasi warga.

"Kami mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Cianjur tetap siaga dan waspada segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana, termasuk petugas dan relawan diminta melakukan antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News