Pemkab Majalengka, siapkan tanah relokasi bagi warga terdampak tanah bergerak

Bupati Majalengka, Eman Suherman, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Minggu (15/2/2026).

Update: 2026-02-16 15:40 GMT

Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Bupati Majalengka, Eman Suherman, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Minggu (15/2/2026).

Curah hujan yang tinggi menyebabkan kadar air dalam tanah meningkat drastis sehingga kondisi tanah menjadi labil. Terlebih, lokasi kejadian berada di zona merah dengan tingkat kerentanan pergerakan tanah yang sangat tinggi.

Akibatnya, terjadi gerakan tanah sepanjang kurang lebih 339 meter dari bagian puncak perbukitan.

Pergerakan tanah yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 lalu. menyebabkan 25 rumah yang terdampak langsung serta 35 KK mengungsi dan 128 terancam karena tanah labil dan berbukit.

Saat meninjau lokasi, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat menangani dampak bencana yang mengakibatkan puluhan rumah terdampak dan sebagian warga harus mengungsi.

Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Majalengka tengah mengupayakan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak, apabila masyarakat bersedia untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

“Apabila masyarakat siap untuk direlokasi, kami akan mengusulkan ke pemerintah provinsi. Namun di sisi lain, Pemkab juga menyiapkan lahan relokasi di daerah yang lebih aman dan tidak jauh dari lokasi saat ini, agar warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” ujar Bupati.

Selama proses tersebut berlangsung, Pemkab Majalengka telah menyiapkan tenda pengungsian sementara bagi warga terdampak, serta mendirikan dapur umum melalui Dinas Sosial untuk memastikan kebutuhan logistik masyarakat terpenuhi.

Elshinta Peduli

Selain penanganan darurat, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan guna meminimalisir risiko bencana serupa di masa mendatang.

“Kita harus bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Jangan sampai terjadi kerusakan alam yang justru memperparah potensi bencana,” tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (16/2). 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Apip Supriyanto menambahkan untuk gerak cepat penanganan kedaruratan bencana Dinas Sosial Kabupaten Majalengka telah menyiapkan satu tenda pengungsian dan dapur umum di desa Sukadana Kecamatan Malausma. Selain itu juga Dinsos telah menyediakan tenda pengungsian di halaman Kecamatan Argapura terkait bencana longsor di blok calingcing Desa Sukasari kidul Kecamatan Argapura.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News