Kurang dari 1x24 jam, perampok sadis akibatkan korban bocah meninggal ditangkap polisi

Dalam waktu Kurang dari 1x24 jam, pelaku perampokan sadis yang beraksi di rumah warga di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, diringkus polisi Polres Boyolali, Jawa Tengah.

Update: 2026-01-31 08:02 GMT

Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com


Elshinta Peduli

Dalam waktu Kurang dari 1x24 jam, pelaku perampokan sadis yang beraksi di rumah warga di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, diringkus polisi Polres Boyolali, Jawa Tengah.

Pelaku berinisial A usia sekitar 30 tahun diringkus di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.


Pelaku berinisial A, berusia sekitar 30 tahun, ditangkap di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Saat ini pelaku dalam perjalanan dari Kudus ke Boyolali untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus tersebut.


Hal ini disampaikan Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra saat mendatangi rumah duka di Desa Pengkol, untuk ikut berbela sungkawa, Jumat (30/1).

“Kurang dari 1x24 jam, kami dari Polres Boyolali bersama Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah berhasil membekuk pelaku di wilayah Kudus. Saat ini pelaku masih dalam perjalanan dari Kudus menuju Boyolali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta pengembangan kasus," kata Indra Maulana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Sabtu (31/1).

Lebih lanjut Indra Maulana mengatakan, dalam beraksi, pelaku seorang diri. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang diduga milik korban dan dibawa kabur oleh pelaku.

“Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Kudus beserta satu unit sepeda motor yang dibawa kabur,” ujar Indra Maulana.

Motif pelaku hingga nekat membunuh seorang bocah berusia 5 tahun dan menganiaya ibu korban, Daryanti, hingga kritis, polisi masih melakukan pendalaman.

Elshinta Peduli

"Polisi saat ini masih melakukan pendalaman," jelas Kapolres.

Indra Maulana meminta awak media bersabar karena penyelidikan masih terus berjalan, termasuk pengembangan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Boyolali.

Dalam kesempatan itu, AKBP Indra Maulana Saputra juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas peristiwa sadis yang menimpa keluarga korban.

"Kami sampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa ini," ujarnya.

Peristiwa perampokan sadis tersebut pertama kali diketahui oleh suami korban, Purwanto, setelah mengecek rekaman CCTV rumah usai melakukan panggilan video. Saat kejadian, Purwanto tengah di Kalimantan Barat sebagai pedagang sate.

Sementara itu, korban bocah yang meninggal dunia telah dimakamkan pada Jum'at (30/1) di pemakaman umum setempat. Keluarga, kerabat dan warga masyarakat hadir dalam pemakaman.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News