Sadis! Anak tikam ibu kandung dengan pisau lalu serahkan diri ke polisi
Sungguh tega apa yang dilakukan oleh Kusnadi hingga membuatnya gelap mata menusuk ibu kanduangnya sendiri dengan sebilah pisau.
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Sungguh tega apa yang dilakukan oleh Kusnadi hingga membuatnya gelap mata menusuk ibu kanduangnya sendiri dengan sebilah pisau.
Perbuatan brutal pria berusia 50 tahun ini membuat warga Desa Gunjang Kidul Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri geger.
Kasus penganiayaan itu terjadi pada hari Rabu 21 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 wib di dalam rumah korban bernama Tumiyatun berusia 69 tahun.
Dalam keteranganya Kapolsek Kunjang AKP Udi Waluyo menjelaskan kejadian ini diketahui seorang tetangga bernama Nuryati yang saat itu tiba tiba mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban.
Mendengar teriakan itu saksi sempat panik lalu berjalan bergegas mendatangi lokasi kejadian.Ketika itu saksi sacara tidak sengaja berpapasan dengan pelaku terlihat berlari tergopoh-gopoh meninggalkan lokasi.
Setibanya di lokasi saksi masuk ke dalam kamar dan mendapati korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas kasur dengan kondisi bersimbah darah.
"Saksi waktu itu sempat menanyakan kepada pelaku namun terduga pelaku hanya menjawab singkat dan tidak jelas, lalu pergi begitu saja," ungkap AKP Udi Waluyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Rabu (21/1).
Mengetahui kondisi luka tusuk korban cukup parah, warga segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan pertama di Klinik Kunjang, perempuan yang sehari harusnya berjualan nasi pecel itu kemudian dirujuk ke RSKK untuk menjalani perawatan intensif akibat luka tusukan yang dialaminya.
Tanpa harus berusaha payah mengejar pelaku tidak lama berselang pelaku akhirnya menyerahkan diri mendatangi Polsek Kunjangm. Dari lokasi kejadian petugas mengamankan barang bukti sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk melukai ibunya sendiri.
AKP Udi menambahkan, berdasarkan keterangan perangkat desa dan pihak keluarga, terduga anak pertama koban ini diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
"Informasi awal, pelaku memang pernah mengalami gangguan kejiwaan. Motif masih kami dalami," katanya.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Terduga pelaku kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kondisi kejiwaannya.
"Sudah dilimpahkan ke Polres Kediri," tandasnya.


