Evakuasi korban pendaki Gunung Slamet terkendala hujan

Evakuasi jenazah pendaki gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan terkendala hujan. Jenazah baru bisa di evakuasi pukul 05.00 pagi (Kamis, 15/1-red) dan sampai puncak pukul 07.00 WIB.

Update: 2026-01-15 10:10 GMT

Pelayat terus berdatangan di rumah duka Perum Depkes Kota Magelang, untuk.mengucapkan bela sungkawa meninggalnya survivor Syafiq Ridhan Ali Razan. Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Evakuasi jenazah pendaki gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan terkendala hujan. Jenazah baru bisa di evakuasi pukul 05.00 pagi (Kamis, 15/1-red) dan sampai puncak pukul 07.00 WIB. "Informasi dari Tim SAR, semalam turun hujan badai sehinga tidak bisa di evakuasi. Namun tim SAR tetap bermalam dilokasi penemuan," demikian disampaikan Assisten Pemerintahan Kesra Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo yang dihubungi Kamis (15/1/2026).

Catur mengatakan, sebelum dibawa pulang ke Magelang, jenazah akan di autopsi di RSI Muhammadiyah Moga Pulosari Pemalang Jateng.

Saat ini, proses evakuasi menuju basecamp Dipajaya melalui Gunung Malang masih berlangsung. Estimasi waktu evakuasi dari puncak menuju basecamp bisa 10 jam.


Selanjutnya, dari basecamp jenazah akan langsung dibawa ke RSI Muhammadiyah di Moga Pulosari pemalang untuk dilakukan autopsi dan pemulasaran. Proses autopsi diperkirakan memakan waktu 2 - 3 jam lamanya. Baru kemudian dibawa menuju ke Magelang dengan perkiraan waktu 4 jam."Mohon doa dariwarga Magelang khususnya, semoga semua berjalan dengan lancar," ujarnya.

Catur juga menyampaikan, dari informasi yang ia terima dari Tim SAR, kondisi korban saat ditemukan mengalami patah tulang dan kaki. Seluruh badan masih utuh.

Pihaknya juga meluncur ke Pemalang untuk menjemput jenazah korban. "Kami pemerintah Kota Magelang jua menyampaikan terimakasih pada pemkab Pemalang yang telah banyak membantu proses evakuasi," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Kamis (15/1). 

Elshinta Peduli

Sementara itu, suasana di rumah duka di perumahan depkes Kramat Utara Kota Magelang terlihat banyak pelayat yang datang menyampaikan bela sungkawa. Setelah di sholatkan i masjid setempat, jenazah korban Ali akan di makamkan di pemakaman umum Sidotopo Kelurahan Kedungsari.

Seperti diketahui, dua pendaki asal Kota Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan asal Depkes Kota Magelang dan Himawan Choidar Bahran asal secang Magelang, dikabarkan hilang saat mendaki gunung Slamet. Keduanya mendaki pada Jumat (27/12/2025 lalu. Himawan berhasil ditemukan selamat dan dibawa ke basecamp Dipajaya. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News