Tim SAR temukan pemuda hanyut di Sungai Kualuh Hulu dalam kondisi meninggal dunia

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Kualuh, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, resmi dihentikan.

Update: 2026-02-16 16:40 GMT

Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Kualuh, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, resmi dihentikan. Penghentian operasi dilakukan setelah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan yang di Koordinir Oleh Pos SAR Tanjung Balai Asahan pada Senin, 16 Februari 2026.

Korban diketahui bernama Bambang (28) , berjenis kelamin laki-laki, warga Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 17.15 Wib. Korban bersama beberapa rekannya sedang beraktivitas di sekitar Sungai Kualuh. Saat itu korban berniat menyeberangi sungai dengan cara berenang, namun naas diduga korban tidak mampu melawan deras nya arus sungai sehingga hanyut terseret arus dan menghilang dari pandangan. Warga yang berada di lokasi sempat melakukan upaya pencarian secara manual, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan memberangkatkan 1 (satu) tim Rescuer dari Pos SAR Tanjung Balai Asahan dan bergabung dengan unsur yang terlibat yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan pemantauan di sepanjang bantaran sungai.

Elshinta Peduli

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi pada Pukul 00.20 Wib oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas Persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR di Sungai Kualuh Hulu kami nyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras,” ujar Kepala Kantor seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Senin (16/2). 

Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkannya kepada pihak keluarga, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan pada Senin, 16 Februari 2026.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News