12 warga Jateng terkapar karena ledakan mercon

Sebanyak 12 orang menjadi korban ledakan petasan yang mereka buat selama Ramadan ini. Mereka terluka bakar, hingga patah tangan. Beberapa di antara mereka adalah remaja kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Muhammad Anwar Nasir di Semarang, Rabu petang (25/2/2026).

Update: 2026-02-26 09:50 GMT

Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Indomie

Sebanyak 12 orang menjadi korban ledakan petasan yang mereka buat selama Ramadan ini. Mereka terluka bakar, hingga patah tangan. Beberapa di antara mereka adalah remaja kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Muhammad Anwar Nasir di Semarang, Rabu petang (25/2/2026).

“Pembuatan dan peracikan beberapa bahan kimia untuk dijadikan bahan mercon sudah dilarang. Akan tetapi masyarakat masih saja ada membuatnya,” ujarnya.

Dari laporan 20 polres di Jateng dan Polda Jateng, ada 31 kejadian berupa ledakan petasan hingga pembuatan petasan dan peracikan bahan kimia untuk menjadi bubuk bahan peledak.

Ledakan petasan yang melukai 12 pembuatnya terjadi di Kendal, Wonosbo, Boyolali, Banjanegara, Grobogan, dan Pekalongan Kota.

“Kami telah menetapkan 36 tersangka. Namun beberapa remaja yang terluka dan hingga kini masih dirawat, tidak dijadikan tersangka. Mereka masih di bawah umur dan kasusnya diserahkan ke Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak,” tutur Anwar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Kamis (26/2). 

Ia menambahkan para pelaku membuat bahan peledak dengan cara membeli lewat online. Ada enam bahan yang dibeli secara terpisah, di antaranya yakni súlfur, kalium klorat, benzoat, karbon, dan alumunium powder. Bahan kimia itu dijual bebas di pasaran karena jadi booster pupuk pertanian, bahkan benzoat untuk pengawet makanan. Jika dicampur jadi satu jadi bahan untuk peledak petasan.

Polisi masih menelusuri jejak penjualan petasan hasil buatan para tersangka. Mereka membuat karena ada yang membeli. Anwar Nasir meminta agar Masyarakat tidak menggunakan petasan dalam acara Ramadan ini. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News