Hama merajalela Kapolres Salatiga ikut 'gropyokan' tikus
Jajaran Polres Salatiga, Jawa Tengah bersama jajaran lainya ikut dalam gerakan gropyokan tikus mengingat hama tikus sudah merajalela dan meresahkan petani. Dua musim tanam padi petani gagal panen. Ratusan hektar lahan tanaman padi pun rusak akibat serangan hama tikus.
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.
Jajaran Polres Salatiga, Jawa Tengah bersama jajaran lainya ikut dalam gerakan gropyokan tikus mengingat hama tikus sudah merajalela dan meresahkan petani. Dua musim tanam padi petani gagal panen. Ratusan hektar lahan tanaman padi pun rusak akibat serangan hama tikus.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi turun langsung ke lokasi gropyokan tikus yang berlangsung di Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kamis (12/2/2026).
"Jajaran Polres Salatiga ikut gropyokan tikus yang menyerang lahan pertanian ini guna mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden RI Pribowo Subiyanto," jelasnya.
Ade Papa Rihi juga mengaku senang dilibatkan dalam kegiatan gropyokan tikus ini karena bisa merangkul berbagai pihak.
"Selain petani ada juga dari elemen lainya diantaranya TNI, BPBD, PMI, Dinas Pertanian, Linmas hingga Kelurahan Tingkir Tengah dan Kecamatan Tingkir pada kegiatan gropyokan tikus ini," imbuhnya.
Sementara itu Lurah Tingkir Tengah Titin Eka mengatakan, di Tingkir Tengah ada sekitar 25 hektar lahan pertanian yang hampir semuanya diserang hama tikus.
"Semoga dengan gerakan gropyokan tikus ini hama tikus bisa berkurang. Sedangkan untuk bantuan bagi petani sudah ada seperti racun tikus dan alat penguapan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (13/2).

