Tim SAR gabungan perluas area pencarian warga diduga tenggelam di Sungai Kalimeneng
Operasi pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memasuki hari kedua pada Senin (24/02/2026). Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian dengan strategi penyisiran yang diperluas dan pembagian tim di sejumlah titik aliran sungai.
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Operasi pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memasuki hari kedua pada Senin (24/02/2026). Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian dengan strategi penyisiran yang diperluas dan pembagian tim di sejumlah titik aliran sungai.
Sejak pukul 07.00 WIB, personel SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, BPBD Kabupaten Purworejo, serta relawan dan warga setempat, langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan briefing dan evaluasi hasil pencarian hari sebelumnya.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, menjelaskan bahwa pada hari kedua ini tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) guna memaksimalkan pencarian di sepanjang aliran sungai.
“Sejak pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan kami bagi menjadi tiga SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat di sisi kanan dan kiri sungai sejauh kurang lebih 5 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian. SRU 2 melaksanakan penyisiran menggunakan body rafting sejauh 5 kilometer hingga Jembatan Tunggorno. Sedangkan SRU 3 melakukan pencarian menggunakan LCR Basarnas dan BPBD Purworejo dari Jembatan Tunggorno sampai Jembatan Kaliwatu dengan jarak sekitar 2,7 kilometer,” terang Rowidin.
Ia menambahkan, kondisi arus sungai yang cukup deras serta karakteristik sungai yang memiliki beberapa titik dalam dan berbatu menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Korban diketahui bernama Tugirun (73), warga Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Pencarian hari ini masih nihil. Setelah dilakukan evaluasi, operasi SAR kami hentikan sementara sore ini dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 WIB. Kami akan melanjutkan penyisiran dengan metode yang sama dan kemungkinan memperluas area pencarian,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (24/2).
Tim SAR gabungan berharap dengan sinergi seluruh unsur yang terlibat serta dukungan masyarakat, korban dapat segera ditemukan. Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilaksanakan pada Selasa (25/02/2026) dengan fokus pada titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.


