Warga temukan bayi laki-laki terbungkus kantong kresek di Sukabumi

Warga Kampung Cipanggulaan RT 004/001, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki pada Senin pagi (2/3/2026).

Update: 2026-03-03 09:00 GMT

Sumber foto: Andri Somantri/elshinta.com.

Indomie

Warga Kampung Cipanggulaan RT 004/001, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki pada Senin pagi (2/3/2026).

Bayi tersebut ditemukan di kebun dalam kondisi masih hidup terbungkus kantong kresek hitam lengkap dengan ari-ari.

Kapolsek Parungkuda AKP Erman mengatakan bayi itu ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, bermula saat seorang warga bernama Apen (54) hendak mematikan lampu di saungnya sebelum bekerja.

Saat melewati jalan setapak di kebun, ia melihat bungkusan plastik yang mencurigakan.

Erman menyatakan, meski diliputi rasa curiga, Apen tidak berani membuka kantong plastik tersebut seorang diri. Ia kemudian memanggil Enjang (60), warga lainnya, untuk bersama-sama memeriksa bungkusan itu. Setelah dibuka, mereka menemukan seorang bayi di dalam kantong kresek tersebut.

“Kronologinya ada warga mau kerja, namun sebelum kerja terlebih dulu mematikan lampu di saungnya, jadi lewat kebun melalui jalan setapak, nah disitu ada kantong kresek yang mencurigakan ternyata berisi bayi,” ujar Erman.

Kondisi bayi saat ditemukan, kata Erman, masih terdapat bercak darah dan tali pusar yang masih menempel pada ari-arinya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan warga kepada Ketua RT setempat, lalu diteruskan ke pemerintah desa dan pihak kepolisian. Bayi itu selanjutnya dibawa ke Puskesmas Parungkuda untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pengecekan medis, bayi dinyatakan dalam kondisi sehat dengan berat badan 2,9 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

Elshinta Peduli

Erman menambahkan, lokasi ditemukannya bayi tersebut berada tidak jauh dari area permukiman warga.

Saat ini, kasus penemuan bayi itu masih dalam proses penyelidikan kepolisian guna mengungkap pihak yang diduga menelantarkannya. Petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan penelusuran ke lingkungan sekitar, termasuk rumah-rumah kontrakan dan kos-kosan.

"Memeriksa saksi-saksi, kemudian melakukan pengecekan bersama ketua RT ke masyarakat ke rumah-rumah kontrakan, tetap kita melakukan lidik untuk mencari tahu siapa sih yang menelantarkan bayi," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Andri Somantri, Selasa (3/3).

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News