Mengenang pahlawan nasional pada Hari Ceng Beng
Pada Hari Ceng Beng, masyarakat Tiongkok mengenang arwah para pahlawan nasional dan menengok kembali perjalanan perjuangan Bangsa Tionghoa.
Setiap kali mengunjungi tempat revolusioner yang bersejarah, President Tiongkok Xi Jinping akan menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan dan martir, mengunjungi fasilitas peringatan, menengok keturunan pahlawan dan mengenang kembali kisah-kisah kepahlawanan.
Xi Jinping pernah berpesan dengan penuh perasaan: “Sebuah bangsa yang penuh harapan tidak mungkin tanpa pahlawan, sebuah negara dengan masa depan yang menjanjikan tidak mungkin tanpa pelopor. Semua pahlawan nasional, termasuk pahlawan dalam perang melawan agresi Jepang, adalah tulang punggung bangsa Tionghoa. Kisah dan semangat mereka adalah kekuatan yang memotivasi kita untuk maju."
Sejak Kongres Nasional ke-18 Partai Komunis Tiongkok (PKT), Komite Sentral PKT yang berinti pada Xi Jinping telah mendorong pembentukan dan penyempurnaan sistem penghargaan dan kehormatan berciri khas Tiongkok, untuk memperingati para pahlawan dan martir atas nama negara, memberikan penghormatan tertinggi kepada tokoh-tokoh berjasa, memperhatikan teladan dan pelopor dengan tindakan nyata, serta menciptakan suasana baik di seluruh masyarakat yang menjunjung tinggi semangat pahlawan, meneladani mereka yang berbudi luhur, dan berlomba menjadi pelopor.

