Xi Jinping adakan pembicaraan dengan Presiden Uruguay Orsi

Update: 2026-02-03 23:50 GMT
Elshinta Peduli

Di Balai Agung Rakyat Beijing, Selasa pagi ini (3/2), Presiden Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Uruguay, Yamandu Orsi yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok.

Xi Jinping menekankan bahwa meskipun Tiongkok dan Uruguay terpisah oleh lautan yang luas, kedua pihak memiliki cita-cita yang sama dan persahabatan yang mendalam. Pada 38 tahun yang lalu, Tiongkok dan Uruguay menjalin hubungan diplomatik. Selama 38 tahun ini, bagaimana pun situasi internasional berubah, kedua negara selalu menjunjung prinsip saling menghormati dan kerja sama yang saling menguntungkan. Dalam situasi yang baru, kedua belah pihak harus melanjutkan tradisi ini, memperdalam kemitraan strategis komprehensif, dan membuat pohon persahabatan kedua negara tumbuh semakin kuat.

Xi Jinping menekankan bahwa Tiongkok dan Uruguay harus terus saling mendukung dalam hal-hal yang menjadi kepentingan inti dan perhatian utama masing-masing, mempererat pertukaran bersahabat di semua tingkatan dalam semua aspek, memperkuat pertukaran pengalaman dalam tata kelola negara, dan terus memperdalam rasa saling kepercayaan strategis. Sidang Pleno ke-4 Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok ke-20 meluluskan usulan "Rencana Lima Tahun ke-15", yang melukis cetak biru pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok selama lima tahun ke depan, sekaligus memberikan lebih banyak peluang bagi negara-negara termasuk Uruguay. Kedua belah pihak harus memperkuat sinergi strategi pembangunan, memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, keuangan, pertanian, pembangunan infrastruktur, informasi dan komunikasi, serta mengeksplorasi potensi kerja sama di bidang-bidang baru seperti pembangunan hijau, ekonomi digital, kecerdasan buatan, dan energi bersih untuk mendorong transformasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Rakyat Tiongkok dan Uruguay memiliki kedekatan alami, kedua belah pihak diharapkan dapat terus memperdalam pertukaran di bidang budaya, pendidikan, olahraga, media, dan urusan lokal, memfasilitasi pertukaran antarmasyarakat, dan meningkatkan ikatan antarmasyarakat.

Xi Jinping menunjukkan bahwa dunia saat ini sedang mengalami perubahan mendalam yang belum pernah terjadi dalam satu abad, situasi internasional kompleks dan bergejolak, dan intimidasi sepihak pun semakin meningkat. Tiongkok mendukung jabatan Uruguay sebagai presiden bergilir G77 dan Tiongkok, serta bersedia memperkuat solidaritas dan kerja sama Global Selatan dengan Uruguay, untuk bersama-sama mendorong dunia multipolar yang adil dan tertib serta globalisasi ekonomi yang inklusif, bekerja sama demi pembangunan bersama, memberikan kontribusi yang lebih besar untuk membangun komunitas senasib sepenanggungan umat manusia.

Elshinta Peduli

Tiongkok selalu mementingkan hubungan Tiongkok-Amerika Latin, mendukung negara-negara Amerika Latin dan Karibia untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunannya sendiri, mendukung jabatan Uruguay sebagai presiden bergilir Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) dan Mercosur, serta bersedia bekerja sama dengan Uruguay dan negara-negara regional lainnya untuk memperdalam dan memperkuat pembangunan komunitas senasib sepenanggung Tiongkok-Amerika Latin.

Orsi menyatakan bahwa prestasi Tiongkok di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping patut dikagumi, dirinya berharap, Rencana Lima Tahun ke-15 dapat mendatangkan peluang yang lebih besar bagi dunia. Hari ini bertepatan dengan peringatan 38 tahun hubungan diplomatik Uruguay dan Tiongkok, dan kemitraan strategis komprehensif kedua negara berada pada periode terbaik dalam sejarah. Tiongkok adalah mitra penting Uruguay yang memberikan bantuan tanpa pamrih untuk pembangunan ekonomi dan sosial Uruguay.

Mengembangkan hubungan dengan Tiongkok telah menjadi kebijakan nasional Uruguay, yang mendapat dukungan penuh dari semua partai politik dan berbagai kalangan masyarakat. Uruguay dengan tegas mendukung prinsip satu Tiongkok dan kebijakan "Satu Negara, Dua Sistem". Uruguay berharap dapat memperdalam kemitraan strategis komprehensif dengan Tiongkok dan meningkatkan kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi. Kedua belah pihak diharapkan dapat meningkatkan sinergi strategi pembangunan, memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, pengurangan kemiskinan, ekonomi hijau, dan ekonomi digital, serta mendorong pertukaran antarmasyarakat di bidang pendidikan, olahraga, pariwisata, dan bidang-bidang lainnya, yang akan memberikan momentum lebih kuat bagi hubungan bilateral, dan membawa lebih banyak manfaat bagi rakyat kedua negara.

Uruguay sangat menghargai konsep Presiden Xi Jinping tentang komunitas senasib sepenanggungan umat manusia. Menghadapi situasi internasional dan regional yang penuh tantangan, Uruguay bersedia bekerja sama dengan Tiongkok, menghormati tujuan dan prinsip Piagam PBB, menjunjung tinggi multilateralisme, melindungi sistem perdagangan internasional, mendorong perkembangan berkelanjutan hubungan Amerika Latin-Tiongkok, dan melindungi kepentingan bersama negara-negara Selatan.

Setelah pembicaraan tersebut, kedua kepala negara bersama-sama menyaksikan penandatanganan lebih dari 10 dokumen kerja sama di bidang-bidang promosi investasi dan perdagangan.

Selama kunjungan tersebut, kedua pihak juga mengeluarkan Pernyataan Bersama Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Uruguay tentang Memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok dan Uruguay.

Elshinta Peduli

Similar News