Xi Jinping bertemu dengan Pemimpin Nasional Turkmenistan

Update: 2026-03-19 04:50 GMT
Indomie

Pada Hari Rabu kemarin (18/3), Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing bertemu dengan Pemimpin Nasional Turkmenistan selaku Ketua Dewan Rakyat Turkmenistan Gurbanguly Berdymukhamedov yang sedang dalam lawatan persahabatan di Tiongkok.

Xi Jinping menunjukkan, tidak lama berselang, Sidang Dua Sesi diadakan sukses, telah menelaah dan meluluskan Garis Panduan Rancangan Rencana Lima Tahun ke-15. Pelaksanaan garis panduan rancangan tersebut akan memperkukuh pewujudan modernisasi sosialis Tiongkok secara mendasar, dan juga akan memberi manfaat kepada negara-negara di seluruh dunia. Dalam 35 tahun setelah kemerdekaan, Turkmenistan telah menempuh jalan pembangunan yang independen dan sesuai dengan keadaan negaranya sendiri. Pada awal Tahun Kuda, Tiongkok bersedia untuk berdiskusi rencana kerja sama dengan Turkmenistan, berbagi peluang pembangunan, dan mendorong pembangunan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-Turkmenistan secara mendalam.

Xi Jinping menegaskan, saling menyokong adalah inti pati kemitraan strategis menyeluruh Tiongkok-Turkmenistan. Bagaimanapun perubahan situasi internasional, Tiongkok akan selalu menyokong Turkmenistan dalam menjaga kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, selalu mendukung Turkmenistan dalam melaksanakan kebijakan netralitas kekal, dan selalu menjadi mitra kerja sama yang boleh dipercayai bagi Turkmenistan.

Kedua pihak perlu mempercepat penyelarasan inisiatif "Belt and Road" dan strategi "Membangkitkan Jalan Sutera", memperluaskan skala kerja sama dalam bidang gas alam, meningkatkan tahap perdagangan dan investasi, memperluaskan kerja sama dalam sektor non sumber daya seperti ketersambungan, pertanian, kecerdasan buatan, ekonomi digital, energi bersih, mempercepat pekerjaan Luban Workshop, Pusat Pengobatan Tradisional Tiongkok, dan pendirian bersama pusat kebudayaan, untuk mewujudkan struktur kerja sama menyeluruh. Kedua pihak hendaknya dengan tegas memerangi "tiga kekuatan ekstrem" untuk membangun penghalang keamanan terhadap pembangunan negara masing-masing.

Elshinta Peduli

Dewasa ini, tantangan global muncul silih berganti, Tiongkok bersedia untuk bersama-sama dengan Turkmenistan, secara tegas mempertahankan kedudukan dan kewenangan PBB, melakukan multilateralisme sejati, berpegang kepada konsep tata kelola global berdasarkan Berunding bersama, Membangun bersama, dan Menikmati hasil bersama, serta memimpin perubahan tata kelola global dengan ide adil,terbuka dan inklusif.

Elshinta Peduli

Similar News