APSI Kudus berkomitmen bebas kepentingan politik
Komandoi Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia Kabupaten Kudus Jawa Tengah dalam 5 tahun mendatang Eni Kuswati berkomitmen menjadikan organisasi tersebut bebas dari kepentingan apapun termasuk politik.
Elshinta.com - Komandoi Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia Kabupaten Kudus Jawa Tengah dalam 5 tahun mendatang Eni Kuswati berkomitmen menjadikan organisasi tersebut bebas dari kepentingan apapun termasuk politik. Hal ini diungkapkan olehnya usai dilantik oleh APSI Provinsi Jawa Tengah di Gedung Pusat Belajar Guru, Kamis (7/10). Dimana, keberadaan APSI sendiri sangat penting untuk membantu program sekolah penggerak yang sedang dilaksanakan oleh pihak Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus.
"Ada ratusan sekolah penggerak di Kudus mulai dari SD maupun SMP negeri dan swasta. Kami ingin para pengawas tidak lagi ketinggalan informasi karena ada wadah organisasi yang menaungi mereka sebab 5 tahun lalu organisasi ini vakum. Kami juga berkomitmen untuk tidak terlibat politik praktis ataupun kepentingan lain", ungkap Eni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (7/10).
Senada disampaikan oleh ķetua APSI Jawa Tengah Edi Drajat, bahwa APSI akan bebas politik praktis atau kepentingan lainnya terlebih di tahun politik mendatang. Organisasi ini merupakan ajang bagi para pengawas untuk meningkatkan kompetensi mereka agar bisa naik pangkat. Sebab selama ini banyak kendala yang dialami oleh para pengawas dalam hal kenaikan pangkat.
"Adanya wadah ini mereka dapat bertukar pikiran dengan daerah lain dan juga bisa mengisi jurnal-jurnal penelitian agar bisa menjadikan poin untuk kenaikan pangkat. Selain juga untuk mengembangkan kemampuan", terangnya.
Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada menyampaikan sekolah penggerak merupakan katalis untuk mewujudkan visi pendidikan di masa mendatang. Yakni mewujudkan Indonesia maju, yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.
"Asosiasi pengawas seluruh Indonesia ini merupakan organisasi profesi yang diharapkan dapat meningkatkan layanan kepada sekolah binaan. Peran aktif para pengawas ini harus meningkatkan para guru penggerak. Kami juga meminta untuk para pengawas membantu proses percepatan vaksinasi sebab saat ini kabupaten Kudus naik level.kembali karena target vaksinasi yang belum terpenuhi", imbuhnya.