Penuhi capaian target, ODGJ lereng Merapi Boyolali divaksin
Sebagai upaya untuk mencapai target vaksinasi di Boyolali JawaTengah, Pemerintah setempat terus gencarkan vaksinasi hingga ke lereng pegunungan.
Elshinta.com - Sebagai upaya untuk mencapai target vaksinasi di Boyolali JawaTengah, Pemerintah setempat terus gencarkan vaksinasi hingga ke lereng pegunungan. Program vaksinasi tersebut menyasar seluruh masyarakat, termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Seperti di Desa lereng timur Merapi ,Desa Pegerjurang, Kecamatan Musuk, sejumlah ODGJ di desa tersebut didatangi oleh petugas vaksin.
Diungkapkan oleh Kepala Desa Pagerjurang, Nur Amin ,dari enam ODGJ di desanya, semua sudah mendapatkan vaksinasi. Menurutnya, semua warga termasuk ODGJ merupakan warga yang perlu dilindungi di bidang kesehatan.
“Untuk memenuhi target secara maksimal, kami melakukan kegiatan termasuk yang kita vaksin itu mereka yang dalam gangguan jiwa. ODGJ kita datangi kerumah rumah. Dari enam orang,semua telah tervaksin," kata Nur Amin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Minggu (17/10).
Di hari yang sama, sekitar250 warga Desa Pagerjurang melakukan vaksinasi dosis kedua dengan jenis vaksin SinoVac . Capaian vaksinasi di Desa Pagerjurang telah mencapai 91 persen. Tercatat dari 940 sasaran, 858 orang telah berhasil divaksin dan sisanya akan dilakukan vaksinasi dari rumah ke rumah atau door to door.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Sumur, Kecamatan Tamansari, Sri Prihatin, bertempat di Balai Desa setempat juga melakukan vaksinasi dosis kedua sejumlah 308. Capaian tersebut sudah diangka 92 persen yakni dari sasaran sejumlah 2.404 warga sudah tervaksin 1.557 orang.
“Selalu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa vaksin itu untuk kekebalan imunitas tubuh,” ujarnya.
Diantara warga yang belum divaksin, terdapat sejumlah warga yang ketakutan vaksin, karena termakan berita hoax atau berita yang tidak benar disertai dengan ketakutan warga paska vaksinasi. Namun, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumur selalu memberikan sosialisasi dan edukasi menghimbau kepada warga yang belum melakukan vaksin agar secepatnya vaksinasi untuk memberikan kekebalan pada tubuh.
Ketakutan melakukan vaksinasi diungkapkan oleh salah satu warga Desa Sumur, Juwadi. Setelah mendapatkan sosialisasi dari Pemdes Sumur, kini dia berani melakukan vaksin.
“Dulu dalam hati itu ragu, ragunya saya itu kalau ada pingsan, saya takut. Sekarang saya berani,” tuturnya.
Di lain pihak, Kepala Bidang (kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Teguh Tri Kuncoro mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Kabupaten Boyolali sampai hari Senin siang (14/10) telah mencapai 78 persen .