Peringati Hari Santri, Bupati Kudus minta santri sukseskan vaksinasi

Sebagai Kota Santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah barang tentu ada ratusan pondok pesantren (ponpes).

Update: 2021-10-22 20:55 GMT
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebagai Kota Santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah barang tentu ada ratusan pondok pesantren (ponpes). Ponpes ini terus bermetamorfosis mengembangkan berbagai metode pembelajaran sejalan dengan berkembangnya teknologi. Selain itu, Kudus pun memiliki teladan Gusjigang dari Sunan Kudus yang telah diterapkan para santri bertahun-tahun. Bupati Kudus Hartopo pun meminta para santri terus belajar dan mengembangkan diri.

Hal tersebut diungkapkannya usai menjadi pembina apel peringatan hari santri nasional tingkat Kabupaten Kudus di Pendopo Kabupaten Kudus, Jum'at (22/10).

Bupati menyatakan siap bersinergi dan berkolaborasi utamanya dalam menghadapi pandemi. Mengambil tema 'Santri Siaga Jiwa Raga', Hartopo meminta santri mengerahkan seluruh jiwa raga untuk berdaya dan berkembang demi bangsa dan agama. Termasuk bersama Pemerintah Kabupaten Kudus menangani kasus Covid-19 di Kudus. Pihaknya mengajak santri bersama pemerintah mensukseskan program vaksinasi sehingga pandemi segera berakhir.

"Kami meminta para santri untuk mengerahkan jiwa raga dalam belajar dan mengembangkan potensi misalnya berdagang. Begitu pula penanganan Covid-19 bersama pemerintah," ujarnya.

Ia juga meminta para santri mengenang kembali jasa para santri dan syuhada yang telah berjuang mempertahankan tanah air.  Bupati mendorong para santri meneladani para ulama yang telah gugur di medan perang dengan terus menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa. Orang nomor satu di Kudus tersebut yakin para santri bisa ikut menjadi tameng menjaga ideologi bangsa.

"Hari santri nasional kali ini juga harus menjadi pengingat perjuangan santri dan ulama yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan," kata Hartopo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Sementara itu forkopimda, KH Ulil Albab Arwani, dan Ketua PD Muhammadiyah Kudus Achmad Hilal Madjdi menyerahkan secara simbolis 10 sepeda kepada anak yatim dan piatu. Hartopo berharap hal tersebut dapat menyemangati untuk menimba ilmu dan meraih cita-cita.

"Semoga adanya sepeda tersebut dapat memberikan semangat kepada anak-anak yatim dan piatu sehingga semangat meraih mimpi," pungkasnya.

Tags:    

Similar News

Doa untuk Indonesia damai