Depok Business Opportunity Expo sukses diikuti 1.500 lebih pengusaha UMKM

Geliat perekonomian rakyat mulia bangkit di era pandemi Covid-19 yang mulai melandai. Depok Business Opportunity Expo (BEO) yang diselenggarakan secara virtual dari 21 - 24 Oktober 2021 berhasil diikuti 1544 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Update: 2021-10-25 09:36 GMT
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Geliat perekonomian rakyat mulia bangkit di era pandemi Covid-19 yang mulai melandai. Depok Business Opportunity Expo (BEO) yang diselenggarakan secara virtual dari 21 - 24 Oktober 2021 berhasil diikuti 1.544 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Selain itu, capai transaksi produk 2.480 dengan jumlah transaksi sekira Rp111 juta. 

Disebutkan Penanggung-jawab BEO Depok, Doktor Widiantoro Baroto selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi (BPJE) DPD PKS Kota Depok. Angka transaksi dan jumlah UMKM BOE sebagai tanda kembali pulihnya perekonomian di Kota Depok. 

 "Membangkitkan perekonomian rakyat,  para kader, simpatisan serta warga Kota Depok pada umumnya dan juga pelaku UMKM yang sudah tentu dapat meningkatkan omset penjualan di pandemi seperti ini," ujar Widiantoro Baroto, dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Senin (25/10).

Widiantoro menegaskan, pasar peluang bisnis bagi pengusaha UMKM ini direncanakan selanjutnya, saban tahun. Gunanya, untuk mempromosikan, buka peluang, dan pelatihan bagi pelaku usaha. Terutama, di pasar virtual. Dalam masa BOE Depok selama tiga hari itu, penyelenggara membuat aplikasi pasardepok.com. Di sinilah pengusaha UMKM ini berpromosi dan bertransaksi. 

Produk jualan yang menjadi favorit transaksi adalah produk makanan kering cemilan kemasan. Selain itu, ada juga stan jasa seperti dokumen dan peterjemajahan bahasa. 

Tags:    

Similar News