Kabupaten Magelang berharap masuk Level II PPKM di minggu kedua November
Bertahan di level III sejak diberlakukan PPKM, Kabupaten Magelang bertekad bisa menuju le level 2 di bulan November ini. Karena itu, vaksinasi terus digenjot agar capaian vaksinasi bisa lebih dari 50 persen.
Elshinta.com - Bertahan di level III sejak diberlakukan PPKM, Kabupaten Magelang bertekad bisa menuju le level 2 di bulan November ini. Karena itu, vaksinasi terus digenjot agar capaian vaksinasi bisa lebih dari 50 persen.
Kepada wartawan Rabu, (3/11), Bupati Magelang Zainal Arifin mengaku optimis dalam minggu kedua November 2021, bisa masuk level 2. Salah satu upaya yang dilakukan adalah percepatan vaksinasi. Saat ini capaian vaksinasi sudah 48,74 persen, mendekati 50 persen.
Sedangkan salah indikasi untuk bisa masuk ke level 2 yakni capaian vaksinasi sebanyak 50 persen. "Saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Magelang sudah 48,74 persen. Kita terus berupaya masuk ke level 2,” kata Bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Kamis (4/11).
Bupati juga menargetkan pada Desember mendatang wilayah Kabupaten Magelang sudah bisa masuk ke level 1. Ia berharap dengan semakin membaiknya level PPKM di wilayah Kabupaten Magelang, maka aktivitas masyarakat bisa lebih longgar dan perekonomian masyarakat Kabupaten Magelang bisa lebih berjalan. "Namun demikian, masyarakat tetap harus sadar akan pentingnya protokol kesehatan," katanya.
Menurutnya, target tersebut sangat realistis, karena saat ini Pemkab Magelang menerima pasokan vaksin yang cukup banyak dari Kementerian Kesehatan RI. Yakni, vaksin Pfizer sebanyak 210 ribu dosis, kemudian vaksin Astrazeneca sekitar 200 ribu dosis.
Tambahan kedua vaksin tersebut diharapkan bisa untuk mengejar target di Desember mendatang, Kabupaten Magelang bisa berada di level 1 PPKM.
Bupati, pencapaian vaksinasi covid-19 yang sudah cukup tinggi ini karena adanya dukungan beberapa instansi yang mendukung percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Magelang, seperti TNI dan Polri dan lembaga lainnya.
Menurutnya, kendala yang dihadapi selama ini adalah persediaan vaksin. Namun saat ini sudah ada kiriman lagi, sehingga target harus segera tercapai.