Tiga pejabat Pemkab Boyolali dapat anugerah gelar dari Kraton Surakarta
Tiga pejabat penting Pemerintah Kabupataen dan Ketua DPRD Kabupaten Boyolali JawaTengah mendapat penganugerahan gelar dari Kraton Surakarta.
Elshinta.com - Tiga pejabat penting Pemerintah Kabupataen dan Ketua DPRD Kabupaten Boyolali JawaTengah mendapat penganugerahan gelar dari Kraton Surakarta. Tiga pejabat tersebut adalah, Bupati Muhamad Said Hidayat, Wakil Bupati Wahyu Irawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Masruri dan Ketua DPRD Marsono.
Penganugerahan gelar tersebut disematkan langsung Ketua Lembaga Dewan Adat Kraton Surakarta, Gusti Kanjeng Ratu Kus Murtiyah Wandansar di Ruang Merbabu Kantor Bupati, Kamis (4/11).
Bupati Muhamad Said Hidayat,menerima gelar Kanjeng Raden Priyo Karyo Muhamad Said Hidayat Notodiningrat, Wakil Bupati Wahyu Irawan bergelar Kanjeng Raden Priyo Karyo Wahyu Irawan Rekso Diningrat, Sekda Masruri bergelar Kanjeng Pangeran Aryo Masruri dan Ketua DPRD Marsono bergelar Kanjeng Pangeran Aryo Marsono Rekso Dipuro.
Jalannya penganugerahan tersebut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Boyolali dengan berpakaian adat Kraton Surakarta serta berkomunikasi dengan bahasa Jawa.
Usai menerima gelar tersebut, Bupati Muhamad Said Hidayat mengucapkan syukur dan terimakasih atas anugerah gelar dari Kraton Surakarta Hadiningrat. "Hal ini merupakan tambahan tugas dan tanggungjawab bersama nguri uri dan melestarikan budaya Jawa. Generasi muda harus kita pahamkan dengan keberadaan budaya Jawa yang telah ada sejak dulu kala," kata Said seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Jumat (5/11).
Sementara itu Ketua Lembaga Dewan Adat Kraton Surakarta Gusti Kanjeng Ratu Kusmutiyah Wandansari mengatakan, sebelum republik berdiri, Kraton Surakarta sebagai pusat pemerintahan di Jawa. Termasuk Bupati terdahulu Boyolali berasal dari Kraton Surakarta.Otomatis pejabat pejabat dan warga Boyolali menjaga dan mengembangkan budaya Jawa yang bersumber dari kraton.
"Setelah Republik sejak tahun 93, Kraton tak lagi punya wilayah dan Bupati bukan abdi dalem kraton. Kemudian penghargaan diberikan kepada tokoh tokoh masyarakat, budayawan, cendikiawan dan para pejabat.Kraton Surakarta bersaama para pejabat di era pemerintahan sekarang ini, berkewajiban menjaga budaya dan melestarikan budaya Jawa," tandasnya,