Menteri PUPR: Warga di bantaran sungai segera direlokasi

Banjir bandang di Batu, Malang, Jawa Timur yang membawa korban jiwa sebanyak 7 warga , 4 Nopember  lalu menjadi prototipe penanganan bencana banjir bandang di alur sungai.

Update: 2021-11-12 12:26 GMT
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Banjir bandang di Batu, Malang, Jawa Timur yang membawa korban jiwa sebanyak 7 warga , 4 Nopember  lalu menjadi prototipe penanganan bencana banjir bandang di alur sungai.

“Penanganan banjir ini menjadi prototipe penanganan banjir bandang di alur sungai atau creek,“ kata Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyono saat melihat ke lokasi banjir bandang di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Jumat (12/11).

Dan karena banjir inilah dirinya diminta secara khusus untuk melihat penanganan bencana. “Presiden meminta saya untuk melihat proses penanganan bencana banjir bandang di Batu, Jawa Timur yang menimbulkan korban jiwa sebelum ke Mataram. Dan pihaknya telah melakukan sejumlah percepatan seperti pengetahuan alat berat mulai hari pertama hingga sekarang,” ujarnya.

Dan dari berbagai penjelasan serta melihat langsung di lapangan, maka pihaknya sangat perlu segera mengambil kebijakan yakni melakukan relokasi rumah warga yang berada di bantaran sungai.

“Warga harus negara direlokasi dan rumahnya akan kita bangun, lahannya yang menyiapkan walikota Batu dan desa hingga 4 kilo meter dan sungai dilebarkan, termasuk jembatan dan alirannya hingga Sungai Brantas dan saya sudah menunjuk BUMN yang ada di situ untuk segera mengerjakan apalagi kita tidak punya waktu banyak karena berdasarkan prediksi curah hujan tinggi bulan Januari tahun depan,” jelasnya.

Selain itu guna mempercepat utilitas PUPR juga membantu pipa-pipa PDAM agar kebutuhan masyarakat akan air bersih segera dapat tertangani.

“Soal penyebab banjir bandang yang jelas diatas Batu ada bendungan alam yang terbentuk dari material longsoran, sampah hutan dan kayu karena tidak kuat maka jebol menimbulkan banjir bandang dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemantauan wilayah guna mendeteksi adanya bendungan alami lainnya dengan menggunakan drone,“ tandasnya.

Tags:    

Similar News