Pandemi, sekolah di Kota Malang tetap terapkan PTM 100 persen
Sekolah di Kota Malang, Jawa Timur mulai menerapkan pembembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak 100 persen mulai Senin (10 /1).
Elshinta.com - Sekolah di Kota Malang, Jawa Timur mulai menerapkan pembembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak 100 persen mulai Senin (10 /1). SMPN 1 Malang salah satunya, pembelajaran 100 persen telah diterapkan namun dengan protokol kesehatan ketat. Siswa wajib mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, serta menjaga jarak selama proses pembelajaran.
“Ini kabar yang ditunggu-tunggu oleh orang tua dan guru. Kami menyambut baik pembelajaran tatap muka 100 persen ini, karena kalau daring guru bebannya beban kerjanya double harus melayani daring dan luring,” kata Kepala SMPN 1 Malang, Sri Nuryani.
Dengan penerapan pembelajaran tatap muka 100 persen yang dimulai pekan ini, pihaknya berharap bisa membantu para guru untuk menberikan materi pembelajaran yang efektif. Kali ini, pihak sekolah tidak membutuhkan izin orang tua, karena siswa diwajibkan mengikuti pembelajaran tatap muka.
“Mudah-mudahan ini bisa membantu kami untuk mendidik anak-anak. Semester ini tidak butuh izin orang tua, berbeda dengan semester kemarin dimana orang tua diberi kesempatan untuk memilih apalah anaknya daring atau luring,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Senin (10/1).
"Tentu saja, vaksinasi menjadi syarat wajjb bagi siswa. Namun bagi yang belum vaksin maka pihaknya dapat mengarahkan pada siswa untuk memgikuti vaksinasi gratis di Polkesma," imbuhnya.
Terkait penerapan protokol kesehatan, ia mengungkapkan jika sekolah telah mengatur maksimal hanya 32 anak di tiap kelas dari 24 kelas dengan Jarak antar bangku juga telah diatur.
“Kami juga telah memasang pembatas akrilik di setiap bangku. Jadi perlindungannya doble selain pakai masker dan faceshield dan untuk menghindari penumpukan siswa saat pulang sekolah. Di SMPN 1 Malang yang memiliki 24 rombongan belajar, 12 diantaranya masuk sekolah pukul 07.00 WIB, sementara 12 lainnya masuk pukul 07.30 WIB. “ tandasnya .