Survei LSP: Elektabilitas Prabowo masih tertinggi, ungguli Anies dan Ganjar
Lembaga penelitian yakni Lingkaran Suara Publik (LSP) merilis hasi survei yang mereka laksanakan dalam rentang waktu 7-20 Februari 2022 dengan melibatkan 1.230 orang responden yang ada di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Elshinta.com - Lembaga penelitian yakni Lingkaran Suara Publik (LSP) merilis hasi survei yang mereka laksanakan dalam rentang waktu 7-20 Februari 2022 dengan melibatkan 1.230 orang responden yang ada di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Mereka adalah para pemilik hak pilih dan berusia minimal 17 tahun ke atas dan sudah menikah.
Proses pengambilan sample survei ini dilakukan dengan wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Mereka juga menggunakan metodologi multistage random sampling dengan margin of error (MoE) 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini dilakukan salah satunya adalah untuk mengukur seberapa popularitas dan likeabilitas nama-nama calon presiden potensial di Pilpres 2024.
Hasil survei mendapati nama Prabowo Subianto menempati posisi tertinggi dibanding nama-nama lainnya.
Direktur Eksekutif LSP, Indra Nuryadin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/2) menyebutkan, tingkat popularitas Prabowo Subianto mencapai 90,2 persen dan likeabilitas 50,1 persen. Disusul Anies Baswedan dengan tingkat popularitas 83,1 persen dan likeabilitas 45,3 persen. Di posisi ketiga ada Sandiaga Uno dengan popularitas 82,0 persen dan likeabilitas 43,1 persen. Sementara Ganjar Pranowo memiliki popularitas 67,9 persen dan likeabilitas 42,5 persen, Ridwan Kamil, popularitas 69,1 persen dan likeabilitas 40,7 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono popularitas 67,4 persen dan likeabilitas 29,0 persen.
Indra juga menyebutkan, jika seandainya Pilpres digelar hari ini, siapa yang akan dipilih masyarakat sebagai Presiden. Pertanyaan terbuka ini untuk mengukur siapakan yang paling pertama kali muncul di benak mereka (top of mind). Hasilnya, Prabowo Subianto berada di urutan teratas, yakni Prabowo Subianto (25,3%), Anies Baswedan (15,4%), Ganjar Pranowo (13,2%), Ridwan Kamil (4,6%), AHY (4,1%), Sandiaga Uno (2,6%), Puan Maharani (1,5%), Basuki Tjahaj Purnama (1,8%), Sri Mulyani Indrawati (1,6%), Khofifah Indar Parawansa (1,4%), Erick Thohir (1,4%), Tri Rismaharini (1,2%) dan Airlangga Hartarto (1,1).
Sedangkan untuk pertanyaan tertutup dengan asumsi 8, 6 dan 3 besar, kesemuanya lanjut Indra nama Prabowo juga masih bertengger di urutan teratas,
"Untuk simulasi 3 nama, Prabowo Subianto (30,7%), Anies Baswedan (19,5%) dan Ganjar Pranowo (18.9)." ungkap Indra seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Rizkiyanto, Jumat (25/2).
Indra menambahkan, dukungan publik terhadap Prabowo terus meningkat. Elektabilitasnya dalam berbagai simulasi yang diujikan dalam survei terus menunjukkan hal tersebut. Dalam pertanyaan top of mind 25,3 Persen, dalam pertanyaan tertutup meningkat menjadi 27,3 Persen, lalu pada simulasi yang memasukkan 8 capres, 6 capres dan 3 calon Presiden Prabowo terus mengalami peningkatan elektabilitas sampai menembus 30,7 persen.
Menurut Indra, Prabowo juga punya basis dukungan yang sudah kuat, terlembaga lama secara mapan dan jaringan struktur partai politik yang tentu solid mendukungnya dan mendeklarasikannya menjadi calon Presiden satu-satunya dari Gerindra.
"Informasi massif tentang elektabilitas Prabowo yang tinggi, juga bisa jadi alasan yang kuat terus menaiknya persentase keterpilihan tersebut, diisamping membaiknya persepsi personal sosok Prabowo dimata publik," ujar Indra.