Serunya menunggu buka puasa sambil main skateboad ala anak muda Subang

Sejumlah remaja dan pemuda, berskateboard di lapang Alun-alun Kota Subang. Alasannya, selain latihan mereka menunggu datangnya waktu berbuka puasa dan menghibur warga yang melintas di Alun-alun Kota Subang.

Update: 2022-04-06 16:23 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Sejumlah remaja dan pemuda, berskateboard di lapang Alun-alun Kota Subang. Alasannya, selain latihan mereka menunggu datangnya waktu berbuka puasa dan menghibur warga yang melintas di Alun-alun Kota Subang.

Biasanya, mereka latihan di halaman dan jalan depan Museum Subang. Hanya bulan puasa saja, mereka bermain skateboard di alun-alun. Selain menunggu datangnya azan maghrib, mereka beralasan mencari dan menjajal spot baru. Kebetulan lantai di pinggir glaser, halus dan licin.

Hal itu disampaikan salah satu anggota skateboard, Sandi yang juga siswa salah satu sma di Kota Subang, di sela-sela latihan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (6/4).

Dikatakan Sandi, komunitasnya baru pertama kali menjajal spot di glaser. Hasilnya, dibanding dengan spot di museum, lebih nyaman di glaser. Selain licin tidak terganggu dengan lalu lalang kendaraan dan pejalan kaki.

Lain dengan saat latihan di depan museum yang terganggu oleh pejalan kaki dan kendaraan dan lantainya berupa aspal. 

“Nyaman latihan di sini ketimbang yang lain. Kami latihan di sini dalam rangka mencari spot baru,” tandasnya.

Saat ditanya, apa langkahnya ketika latihan di bundaran glaser dilarang oleh pemkot. Sandi dan rekan-rekannya mengatakan, tidak masalah.

Bahkan, mereka akan terus berlatih untuk meraih prestasi seperti yang diperoleh para seniornya, yang sudah bertanding di event alias kelas dunia. 

“Enggak masalah kalau dilarang. Tak membuat kami patah semangat. Kami akan mencari tempat lain,” ujarnya yang diangguki yang lain.

Menurutnya, tempat tersebut tidak memenuhi standart dan membahayakan. “Kami belum pernah latihan di sana. Soalnya tidak standart sehingga membahayakan. Mending latihan di tempat lain,” pungkasnya.

Terpisah, Kasi Operasi pada Dinas Satpol PP mengimbau agar para pecinta skateboard tidak latihan di glaser. Diakui, tugu dan air mancur serta kolam yang dibangun di sana, merupakan fasilitas umum, tetapi tidak untuk latihan skateboard. Selain rusak, mengganggu arus lalu lintas. 

“Kami imbau untuk tidak latihan di sana. Fasum bisa rusak dan mengganggu lalu lintas,” katanya.

Lebih baik, lanjut latihan di tempat lain. Sebab, bisa saja pe-skateboard keluar dari arena dan dihantam kendaraan yang lewat. 

Apalagi di sore hari, kendaraan yang lewat di glaser, makin sore bertambah banyak. 

“Latihan di alun-alun saja. Atau di GOR Kan sudah dibuatkan tempat latihan oleh pemkab Itu saja yang dimanfaatkan,” pungkasnya.

Tags:    

Similar News