Dua hari di Langkat Sandiaga Uno kunjungi sejumlah objek wisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi objek wisata di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Update: 2022-04-17 15:25 GMT
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi objek wisata di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kedatangan Sandiaga Uno diawali diobjek wisata Batu Katak yang terletak di Desa Batu Jongjong Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat didampingi Plt. Bupati  Langkat Syah Afandin dan anggota DPR RI Djohar Arifin Husin dan para pejabat utama di Kemenparekraf RI. Disambut dengan tarian suku Karo dengan lagu biring manggis. Sandiaga Uno juga diberikan uis karo dan juga tanjak melayu dan cendramata lainnya. Kamis (14/4).

Dalam keterangannya, Sandiaga Uno mengapresiasi kegiatan di Batu Katak, dikatakannya digitalisasi penting. Ia mengaku bahwa pariwisata berbasis keberlanjutan lingkungan menggunakan digital banyak diminati. Kedepannya akan dilaksanakan pelatihan tematik di sini di Batu Katak, guna mendorong pemasarannya. "Nanti akan didorong pemasarannya, untuk penguatan bisnis dan lainnya," ujarnya.

Dalam memajukan destinasi wisata, dirinya ingin betul-betul berjuang untuk Kabupaten Langkat. Karena kita melihat banyak tantangan salah satunya infrastruktur. Ini akan kita bangun kita pastikan produk-produk memiliki defersifikasi. 

"Taman Nasional Gunung Leuser ini, memiliki dua status skala global. Cagar biosfer pada tahun 1981 dan warisan dunia pada tahun 2004. Maka, mari kita jaga kedua status tersebut untuk titipan anak cucu kita. Jadi akan banyak nantinya kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Semoga permintaan untuk pembangunan dapat segera terwujud," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (17/4).

Soal kendala jaringan komunikasi yang berada di Batu Katak dikeluhkan masyarakat. Untuk memajukan wisata tersebut, ia mengatensi agar desa-desa yang belum ada jaringan harus menghadirkan wifi. "Selain perlu perbaikan jalan, wifi juga perlu karena wisata tidak bisa berkembang kalau tidak ada jaringan," tukasnya. 

Di Kabupaten Langkat sendiri ada 23 desa yang blankspot. Sandiaga Uno menyarankan nantinya Kominfo ajukan melalui program bakti kominfo untuk perbaikan jaringan. "Mudah-mudahan tahun ini berjalan. Kepada bapak Plt. Bupati, silahkan surati saya, maka saya akan tindaklanjuti, 23 desa ini tidak boleh blankspot, karena kita ada program bakti kominfo. Jadi program digitalisasi percuma kalau tidak ada jaringan. Jadi nanti saya akan hadirkan," pungkasnya.

Sementara Plt Bupati Langkat mengucapkan terimakasih atas kehadiran Sandiaga Uno ke Langkat sebagai salah satu kunjungan kerja. Ia menjelaskan visi misi Pemkab Langkat menjadikan Langkat maju dan sejahtera melalui pengembangan pariwisata. "Pariwisata manjadi salah satu titik sentral perhatian Pemkab," ungkapnya. 

Tempat wisata Bukit Lawang, Batu Katak, Hutan Mangrove, Tangkahan dan wisata lainnya menjadi perhatian Pemkab. Semua tempat wisata ini memiliki keindahan alam. Saat ini pihaknya terus mencari solusi sebab keterbatasan anggaran untuk memajukan destinasi wisata. Untuk itu dirinya sangat berharap kedatangan Sandiaga Uno membantu memecahkan persoalan keterbatasan anggaran.

"Kami berterimakasih dan berharap Menteri Sandiaga Uno komitmen memajukan wisata  Langkat," katanya. 

Di kesempatan yang sama Sandiaga Uno bersama rombongan juga mengunjungi objek wisata Bukit Lawang dan melihat Orang Hutan. Lalu mengunjungi wisata kuliner Doremi River di Desa Dogang Kecamatan Gebang, serta mampir di Masjid Azizi Tanjung Pura. Kemudian keesokan harinya salat jum'at di Masjid Raya Stabat bersama Plt Bupati Langkat.

Tags:    

Similar News