Finfolk Money tempatnya founder startup mencari inspirasi

Update: 2020-11-12 15:20 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Indomie

Dunia startup saat ini jadi tren di Indonesia. Berbagai kisah sukses dari startup lokal seperti Gojek, BukaLapak, sampai Traveloka, seperti menjadi semangat munculnya startup-startup baru.

Sekarang ini terdapat lebih dari 1500 startup lokal yang ada di Indonesia. Potensi pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun juga menjadi katalis mendirikan sebuah startup.

Sebenarnya apa itu startup? Banyak definisi yang berbeda dalam menjelaskan arti startup. Terutama dari cara mengategorikan mana yang masih dianggap sebuah startup dan mana yang bukan. Banyak juga yang menghubungan startup dengan sisi teknologi.

Startup sendiri secara literal adalah rintisan. Jadi bisnis startup dapat dikatakan sebagai bisnis rintisan. 
Lantas apa yang membedakan startup dengan usaha kecil menengah? 

Bisnis startup adalah bisnis rintisan yang diharapkan dapat tumbuh dan menguasai ceruk pasar secara cepat dan selanjutnya menjadi perusahaan yang besar.  

Startup juga biasanya mengandalkan teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis, maka tidak salah jika sebagian orang memandang bisnis startup merupakan bisnis yang bergerak di bidang teknologi.

Saat ini banyak yang sangat ingin menjadi founder startup. Namun, mendirikan bisnis terutama startup tidak semata-mata mengandalkan pengalaman pribadi dan juga mengikuti trend semata. Peran mentor dan pengetahuan yang luas sangat dibutuhkan.

"Banyak anak muda sebagai pelaku startup mempunyai idealisme yang tinggi namun tidak diimbangi dengan pengalaman mengelola usaha. 

Oleh karena penting sekali bagi founder StartUp untuk menemukan mentor yang tepat. Karena idealisme yang dimiliki belum tentu sesuai dengan ekosistem bisnis dan pasar," jelas Kalin Velicia, founder dari Finfolk kepada awak media, Rabu (11/11).

Elshinta Peduli

Finfolk Money, media yang berbasis digital hadir untuk menjadi wadah bagi para pelaku startup agar bisa menambah wawasan, inspirasi dengan konten-konten yang berkualitas dan edukatif. 

Telah berdiri sejak 2018, Finfolk juga merupakan salah satu portofolio milik Salt Ventures, perusahaan modal ventura yang selama ini cukup banyak berinvestasi kepada startup baru di Indonesia.

Selain hadir sebagai media digital, Finfolk juga menghadirkan program-program workshop yang dapat membuat anak muda terutama pelaku startup dapat terus berjalan dan menemukan mentor atau pendamping yang tepat.

"Kamu yang saat ini sedang berusaha membangun bisnis startup, sudah saatnya kamu tidak berjalan sendirian. Melalui instagram @FinfolkMoney, kamu bisa belajar tentang keuangan, bisnis, dan investasi. Selain Instagram, kamu juga bisa belajar bersama Finfolk lewat Youtube, Tiktok, dan juga podcast," pungkas Kalin Velicia dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (12/11).

Elshinta Peduli

Similar News