Kalosi Toraja, kopi 'single origin' asal Indonesia yang menembus gerai Excelso

Update: 2020-12-02 07:55 GMT
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.
Indomie

Elshinta.com - Untuk terus memasarkan kopi asli asal Indonesia di kafe atau gerai -gerai ternama yang terdapat didalam berbagai mall mewah, Kopi Kalosi asal perkebunan Rante Karua Tana Toraja menggelar demo cara penyajian kopi yang benar dengan mempergunakan alat seduh syphon brew di Kafe Excelso yang terdapat di lantai dasar Plaza Indonesia Jakarta.

Menurut Head of corporate communication Kapal Api Global Pangesti Bernardus, Kopi Kalosi Toraja yang tergolong dalam kopi single origin dan ditanam pada ketinggian 1500-1700 meter diatas permukaan laut memiliki cita rasa segar buah-buahan pada sisi lidah dan rasa manis tipis saat diseruput.

"Istilah single origin secara sederhana dapat diterjemahkan sebagai asal mula atau tempat pertama kopi itu berasal. Umumnya, single origin mengacu kepada satu wilayah, tempat, atau daerah spesifik dan tak bisa direkayasa" jelas Pangesti seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Rabu (2/12).

Kalosi Toraja ini papar Pangesti lagi diproduksi dari biji kopi pilihan dari perkebunan di Toraja. Bila bibitnya dipindah ke daerah lain, maka aroma kopi yang dihasilkan tidak akan sama.

Dengan teknologi menyeduh kopi yang berbeda, satu jenis kopi yang sama akan menghasilkan aroma, acidity dan body yang berbeda. Aroma adalah bau khas yang dikeluarkan pada waktu pengadukan lapisan bubuk kopi sesaat setelah penyeduhan.

Contohnya adalah aroma buah (fruity), aroma bau kacang (nut-like), aroma bunga (herbal) serta berbagai aroma-aroma lainnya. Sementara acidity adalah sensasi keasaman yang menyegarkan bagian dari cita rasa yang terbentuk setelah seduhan dicicipi dan ditahan didalam rongga mulut selama 3-5 detik. 

Elshinta Peduli

Body adalah sifat kekentalan (mouthfeel) kopi, biasanya dinilai dengan cara menggosokan lidah dengan langit-langit mulut sehingga ada kesan kekentalan dari cairan. "Tujuan dari teknik penyeduhan kopi untuk mendapatkan cita rasa kopi agar sesuai dengan yang kita inginkan tentu saja mana yang lebih enak akan tergantung pada selera masing masing konsumen," ungkap Pangesti Bernardus.

Kopi yang diseduh dengan menggunakan coffee press akan menghasilkan seduhan yang baik aroma, acidity dan body-nya terbilang berskala sedang, sementara seduhan dengan coffee machine akan menghasilkan level acidity dan body yang tertinggi dengan aroma berskala mendium. Bagi para penggemar kopi yang lebih menikmati kopi melalui aroma harum dan rasa yang lebih asam dapat memilih cara menyeduh kopi menggunakan alat bernama Syphon Brew. 

"Hasil seduhannya akan menghasilkan aroma yang lebih harum, tingkat acidity berskala tinggi, sementara bodynya cenderung tidak kental," papar Iffung selaku barista.

Seperti diketahu sebelumnya Excelso merupakan brand/merek kopi asli dari Indonesia dan merupakan bagian dari Kapal Api Global yang di ciptakan untuk memenuhi permintaan pasar menengah keatas untuk produk kopi yang bekualitas tinggi. 

Kafe Excelso pertama didirikan pada tahun 1991 di Plaza Indonesia, Jakarta. Selama 28 tahun berkiprah di Indonesia, Excelso sudah memiliki lebih dari 140 gerai yang tersebar di 40 kota besar Indonesia.

Elshinta Peduli

Similar News