Bupati dan Kapolres Subang hadiri HUT ke-76 Bhayangkara
HUT Bhayangkara kali ini diikuti secara virtual oleh Forkopimda, Polda, dan Polres seluruh Indonesia dengan mengusung tema 'Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh' dengan semangat tumbuh dan bangkit bersama setelah menghadapi Pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir.
Elshinta.com - HUT Bhayangkara kali ini diikuti secara virtual oleh Forkopimda, Polda, dan Polres seluruh Indonesia dengan mengusung tema ‘Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh’ dengan semangat tumbuh dan bangkit bersama setelah menghadapi Pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir.
Dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (6/7), Bupati Subang, H. Ruhimat mendampingi Kapolres Subang, AKBP Sumarni, hadir dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, di Mapolres Subang. Selasa, (5/7/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danlanud Suryadharma Kalijati, Dandim 0605 Subang, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Ketua Pengadilan Negeri Subang, Danyonif 312 Kala Hitam Subang, Dansubdenpom Subang, Kajari Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kalapas Subang, Kepala Kemenag Subang, Ketua MUI Subang, Para Kepala OPD, dan Pimpinan BUMN.
Sebelum menyampaikan amanatnya, Presiden Republik Indonesia secara virtual memberikan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga anggota Polri yang berpestasi yaitu Kombes Pol Muhammad Alfian yang merupakan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Polisi Sri Poniyah Esa yang kini menjabat sebagai Pamin Taud Bagrenmin Slog Polri, dan AIPTU Ahmad Mustain dari Paur Waters Bagsdm Polres Jayapura Polda Papua.
Presiden juga berpesan agar Polri bisa menjadi institusi yang selalu siaga dan bisa diandalkan dalam menangani berbagai permasalahan negara.
“Tugas berat kita masih banyak, termasuk Pandemi Covid-19 yang belum selesai. Saya minta Polri selalu siaga dalam penanganan Pandemi Covid-19. Selain itu, saya minta Polri selalu mewaspadai ketidakpastian global, krisis energi, dan krisis pangan serta semakin siap dalam menghadapi ancaman berbasis teknologi. Polri harus lebih maju dari pelaku kejatahan,” jelasnya dalam virtual.
Presiden menambahkan, saat ini masih banyak kebijakan nasional yang harus dikawal oleh Polri agar dapat berjalan dengan lancar.
Dalam amanatnya, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo menyampaikan dirinya terus memperhatikan pemberitaan terkait kinerja Polri dan berpesan agar tidak melakukan kecerobohan dalam bertugas.
Menutup amanatnya, Presiden berpesan agar Polri dapat berevolusi menjadi institusi yang mampu menjawab tantangan di berbagai zaman dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
“Polri harus adaptif dan inovatif, serta harus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan tugas. Selain itu, rasa keadilan dan kemanfaatan hukum harus dirasakan masyarakat. Saya ingin seluruh personel Polri dapat bekerja dengan humanis namun tegas ketika diperlukan dan menjunjung tinggi HAM,” tutupnya.