Mensos terima bantuan Sido Muncul untuk korban banjir NTT
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/4), telah menelan ratusan korban jiwa dan menyebabkan kerugian materiil. Dilansir dari Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), hingga Selasa (13/4), sebanyak 178 orang meninggal dunia dan 47 orang hilang atau masih dalam pencarian di NTT.
Berangkat dari peristiwa ini, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, Tbk menyumbangkan dana senilai Rp500.000.000,- untuk para korban banjir di NTT. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Menteri Sosial RI Tri Rismaharini di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, pada Rabu (14/4).
"Ini untuk kedua kalinya sejak Bu Tri Risma menjabat Mensos, Sido Muncul memberikan bantuan melalui Kemensos. Sebelumnya untuk korban Gempa Mamuju Majene, dan baru-baru ini ada bencana juga banjir bandang di NTT" ujar Irwan Hidayat.
Sementara Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Sido Muncul. Mensos menekankan, penanganan berbagai masalah kesejahteraan sosial membutuhkan kontribusi dan sinergi dengan semua pihak, termasuk dunia usaha dan para dermawan dan unsur-unsur masyarakat lainnya.
Tidak terkecuali pada saat sebagian anak bangsa menghadapi bencana seperti di NTT dan NTB. "Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih atas keperdulian PT Sido Muncul. Bantuan ini akan diproyeksikan untuk penyiapan rumah warga yang rusak," kata Tri Rismaharini dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (16/4).
Mensos menyatakan, bantuan ini akan difokuskan untuk membantu pemulihan tempat tinggal korban bencana. "Karena mereka sudah terlalu lama berada di pengungsian. Terutama untuk mereka yang memiliki lahan yang sudah siap," kata Mensos yang hadir didampingi Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.
Lebih lanjut, Irwan menceritakan Kemensos dipilih untuk menyalurkan bantuan bukan tanpa alasan. Pemerintah melalui Kemensos diyakini punya kapabilitas untuk mendistribusikan bantuan agar tepat sasaran. Hal ini sekaligus menjadi wujud kepercayaan Sido Muncul kepada pemerintah.
"Ada dua faktor yang menjadi pertimbangan Sido Muncul untuk menggandeng pihak dalam menyalurkan bantuan. Yang pertama adalah akses. Saya menyadari bahwa Sido Muncul tidak memiliki akses menuju wilayah terdampak bencana. Sehingga, kami memerlukan mitra yang tepat dan bisa menjangkau hampir seluruh wilayah di Indonesia, dalam hal ini pemerintah melalui Kemensoslah yang memiliki akses paling lengkap. Kedua adalah kepercayaan. Ini bisa dilihat dari kredibilitas suatu pihak dan track recordnya selama ini. Dan, bantuan hari ini adalah sebagai tanda saya percaya pemerintah. Terima kasih banyak kesempatan untuk menyalurkan bantuan," tuturnya.


