Dinkes Majalengka genjot pembinaan Desa Siaga menuju Desa Strata Mandiri
Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melalui Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat terus melakukan pembinaan 'Desa Siaga Aktif' di Kabupaten Majalengka. Pembinaan desa siaga dilakukan terhadap 32 desa se Kabupaten Majalengka.
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melalui Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat terus melakukan pembinaan 'Desa Siaga Aktif' di Kabupaten Majalengka. Pembinaan desa siaga dilakukan terhadap 32 desa se Kabupaten Majalengka.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Evi Fachlaeli mengatakan, Dinas Kesehatan hanya membina 1 desa di 1 wilayah kerja Puskesmas.
Desa Siaga yang sedang dibina akan menjadi pilot project dalam pengembangan desa siaga aktif, dan diharapkan akan menjadi contoh bagi desa sekitar agar menjadi desa siaga aktif dengan strata lebih tinggi.
"Kita baru saja selesai melaksanakan pembinaan desa siaga di 32 desa, selesai seluruhnya 23 Agustus kemarin," ujar Evi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (31/8).
Dipaparkan Evi, tujuan Desa Siaga adalah terwujudnya masyarakat desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan yang ada di wilayahnya,
Selain itu juga salah satu tujuan pembinaan desa siaga aktif ini untuk mewujudkan tatanan masyarakat sehat yang mandiri sebagai salah satu indikator penilaian Kabupaten Kota Sehat ( KKS)
"Alhamdululillah, tahun 2021 Kabupaten Majalengka dapat meraih penghargaan kabupaten kota sehat Swasti Saba Pandapa. Semoga Tahun 2023 Kabupaten Majalengka mampu meningkatkan kabupaten kota sehatnya dengan meraih Swasti Saba Wiwerda".