240 pelajar SD ikuti MTQ se-Kapenawon Mlati, Sleman syiar Islam dan penguatan Pancasila
Elshinta.com, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) se kapenawon (kecamatan) Mlati, Sleman, D. I. Yogyakarta kembali digelar secara tatap muka. MTQ khusus pelajar sekolah dasar (SD) di Kapenawon Mlati ini sebagai syiar agama Islam dan dakwah moderasi beragama.
Elshinta.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) se kapenawon (kecamatan) Mlati, Sleman, D. I. Yogyakarta kembali digelar secara tatap muka. MTQ khusus pelajar sekolah dasar (SD) di Kapenawon Mlati ini sebagai syiar agama Islam dan dakwah moderasi beragama.
Terdapat 9 cabang yang dilombakan pada MTQ khusus pelajar umum SD kapenawon Mlati, Sleman. MTQ kapenawon Mlati kali ini bertempat di SD Negeri Sinduadi Timur yang diikuti oleh 240 siswa-siswi SD dari 42 SD. 9 cabang yang dilombakan yaitu; Tilawah, Tartil, Hafalan Quran, pidato, adzan. MTQ digelar selama satu hari pada Selasa (6/9).
"Targetnya anak-anak bisa mengembangkan nilai-nilai agama yang moderat, berwawasan Pancasila dan khususnya syiar Islam," kata Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Mlati, Sleman, Hendy Kurniawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Rabu (7/9).
Pengurus KGPS kapenawon Mlati, Kasiran menjelaskan MTQ ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk belajar berkompetisi apalagi semangat anak-anak mengikuti MTQ ini luar biasa. Anak-anak memang sudah seharunga mendapat pelayanan dalam berkompetisi. Karena ini sangat membantu anak-anak dalam pendewasaan mental dan tanggung jawab baik secara pribadi maupun kelompok.
"Ini juga sebagai misi dakwah moderasi beragama, menggalakka penguatan mental pelajar Pancasila. Karena NKRI ini landasan ya adalah Pancasila dan itu paling tepat untuk mencapai kesatuan NKRI. Kita tidak bisa berdiri sendiri, kita harus bersatu untuk Indonesia," jelasnya.