Meski pandemi, GRP optimistis kinerja semakin baik di 2021
Tekanan pandemi Covid-19 belum berakhir, namun, optimistis kinerja bisnis di tahun 2021 semakin baik terus dirasakan oleh PT Gunung Raja Paksi Tbk.
Presiden Direktur GGRP, Abednedju Giovano Warani Sangkaeng, yang disampaikan secara virtual kepada wartawan, Jumat (7/5) mengatakan, optimisme tersebut didasarkan pada besarnya anggaran belanja pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk proyek infrastruktur di sepanjang tahun 2021 ini.
"Kami bisa lihat alokasi belanja APBN di tahun ini untuk sektor infrastruktur mencapai Rp 417 triliun. Ini merupakan catatan tertinggi dalam lima tahun terakhir. Ini akan membuat industri baja bakal semakin kuat di tahun 2021 ini," ujarnya.
Abednedju mengakui bahwa kinerja perusahaan tertekan pada Q2 dan Q3, tetapi dapat segera pulih dan meningkat secara signifikan pada Q4 2020. Secara year-on-year, kinerja pada tahun 2020 lebih baik dibandingkan dengan kinerja 2019, bahkan di tengah situasi pandemi Covid - 19. Tren peningkatan ini diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2021 - 2025.
"Kondisi ekonomi makro yang positif juga telah mendukung pertumbuhan yang signifikan terhadap perusahaan. Berkomitmen pada visi dan strategi pertumbuhan yang baru, perusahaan telah memulai perjalanan menuju perubahan dan perkembangan, dengan inisiatif yang berkembang ke segala arah," katanya.
Dikemukakan Abednedju, meski produksi GRP mengalami penurunan produksi sekitar 50%, namun GRP tetap mempertahankan seluruh karyawan agar tetap bekerja. Salah satu yang dilakukan sebagai adaptasi adalah dengan membatasi lembur dan sistem shift bagi karyawan produksi. Keharmonisan manajemen dan serikat pekerja tercipta karena terjalin hubungan yang baik diantara kedua pihak, terbukti banyak momen yang melibatkan serikat dalam kegiatannya.

