PUPR Aceh Utara bangun dua jembatan yang rusak akibat banjir di Kecamatan Tanah Luas
Elshinta.com, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara membangun dua jembatan yang sudah rusak berat dimakan usia dan akibat banjir pada ruas jalan Gampong Matang Mane - Plu Pakam penghubung antar Desa di Kecamatan Tanah Luas.
Elshinta.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara membangun dua jembatan yang sudah rusak berat dimakan usia dan akibat banjir pada ruas jalan Gampong Matang Mane - Plu Pakam penghubung antar Desa di Kecamatan Tanah Luas.
Ruas tersebut sebagai jalan alternatif warga untuk mengangkut hasil bumi seperti pinang, pisang, kelapa sawit, kakau maupun hasil bumi lainnya.
Sebelumnya, jembatan tersebut sudah dibangun dari batang kelapa dengan dana hasil swadaya masyarakat, yang ambruk saat di terjang banjir ketika musim hujan meningkat beberapa tahun lalu.
“Pada ruas jalan Matang Mane menuju Gampong Plu Pakam terdapat 4 unit jembatan yang dalam kondisi rusak berat, tetapi 2 unit yang dibangun tahun ini dari sumber dana Otonomi Kusus (OTSUS), tahun anggaran 2022," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (14/9).
Hal ini mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara setiap tahun, dari sumber dana DOKA semakin berkurang.
Untuk pembangunan jembatan ruas jalan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar 3 milyar, tapi hanya tertampung 1,6 milyar lebih untuk 2 unit jembatan.
Pembangunan sedang berjalan insya Allah pada bulan oktober tahun ini sudah rampung dikerjakan oleh kontraktor," kata Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Edi Anwar melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Muhammad.
Muhammad mengharapkan jika jembatan tersebut sudah siap dan rampung di kerjakan bisa dilintasi lagi oleh kenderaan roda dua maupun roda empat yang mengangkut hasil pertanian maupun hasil pertanian daerah itu.
“Tapi kita berharap jembatan itu tak dilintasi truk yang bermuatan berat di atas 8 ton, karena dikhawatirkan jalan Gampong Matang Mane menuju Gampong Plu Pakam sebagai jalan kabupaten yang juga dibangun pada tahun 2022 ini dari sumber dana DOKA sepanjang 2.600 meter lebih tidak sanggup menahan beban,” katanya
Terkait lanjutan pembangunan 2 unit jembatan lagi di Gampong Plu Pakam supaya transportasi warga lancar dan fungsional. Dalam hal ini Dinas PUPR akan mencari solusi bijak, situasi ini mengingat ketersediaan anggaran tahun 2023 sangat terbatas untuk pembangunan jalan dan jembatan.
"Selain dari pada itu banyak kondisi jalan dan jembatan saudara kita di kecamatan yang lain dalam kondisi rusak berat dan butuh perhatian juga," ucap Muhammad.