Jakarta Travel Fair 2022, Digital Nomad Island dan sport tourism banyak diminati warga Balikpapan
Elshinta.com, Dalam pengenalan wisata dan budaya yang digelar dalam Jakarta Travel Fair 2022 yang berlangsung selama 3 hari dari 7 hingga 9 Oktober kemarin menawarkan banyak pengalaman dan pengetahuan wisata bagi warga Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan.
Elshinta.com - Dalam pengenalan wisata dan budaya yang digelar dalam Jakarta Travel Fair 2022 yang berlangsung selama 3 hari dari 7 hingga 9 Oktober kemarin menawarkan banyak pengalaman dan pengetahuan wisata bagi warga Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Salah satu yang dikembangkan dalam wisata Jakarta dan sedang banyak diminati saat ini adalah Digital Nomad Island yang tengah digencarkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta melalui Jakarta Travel Fair 2022.
Salah satu yang menawarkan seperti Marioga Travel yang menawarkan keindahan Kepulauan Seribu khususnya Pulau Bidadari. “Biasanya banyak pekerja yang mau ke pulau Bidadari sekadar untuk rapat, bimtek dan kami minimal berangkat itu 2 orang hingga rombongan besar,” tutur Sutriadi, Manager Marioga Tour and Travel seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Rabu (12/10).
Digital Nomad Island yang kini sedang trend sangat diminati kawula muda untuk work from anywhere sehingga peluang bisnisnya juga makin pesat. Kemudahan yang ditawarkan oleh Digital Nomad Island ini menjadi daya tarik yang sangat besar terlebih di Kalimantan Timur, khususnya bisa mengikuti hal tersebut karena banyaknya pulau-pulau fantastis yang menawarkan wisata bahari.
“Utamanya memang kita butuhnya ya source ya, dan rata-rata orang sekarang sudah melakukan digitalisasi ya, kalau untuk pengembangnya sendiri memang harus ada wadahnya dulu sehingga bisa disebarkan disemua platform dan akan mempermudah semua orang untuk mengakses seperti Derawan hampir sama Kepulauan Seribu dan berpotensi banget untuk dikembangkan,” jelas Andi Wijaya, Managing Director Coconut Vacation.
Disamping mendatangkan wisatawan Andi juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan warga kepualauan sendiri terutama dengan umkm yang berada disana untuk mengembangkan ekonomi dan daya jual itu sendiri, sehingga bisa bersama-sama membangun ekonomi pasca pandemi yang telah berlangsung selama 3 tahun ini.
“Kita juga kerja sama dengan pokdarwis, masawi yang merupakan masyarakat sadar wisata untuk kita bersama-sama memberi edukasi terhadap masyarakat sekitar peluangnya yang bisa didapat dari pariwisata sehingga masyarakat bisa berkembang dan bisa terbantu ekonominya, selain kita berikan edukasi juga kita dampingi dimana kita juga ada kegiatan menanam pohon dengan turis dan kita akan lihat pohon itu lagi 2 tahun akan datang, sehingga bukan hanya menikmati alamnya namun ikut merawat dengan reboisasi,” terangnya lagi.
Selain itu yang menarik dan mulai banyak penikmatnya yaitu sport tourism dalam hal ini masyarakat Kalimantan banyak menjadikan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai destinasi utama sport tourism yang merupakan cagar budaya yang hingga kini masih eksis.
“Di GBK kami menawarkan sport tourism yang mana kita bisa lari di track atletik di dalam yang merupakan standar IAAF (Internasional Association of Athletics Federation.red) standar internasional ya dengan kontribusi hanya seratus ribu saja, kita juga memberikan stadion tour kita bisa ke stadion utama GKB, bisa masuk ke tempat istirahat utama presiden di royal box, masuk ke press room, masuk ke ruang ganti atlit yang tidak bisa diakses oleh umum, bisa masuk ke lapangan latihan khusus di dalam stadion. Kita juga ajak ke tribun VIP di barat,” terang Girindro Wisnubroto, Retail Sales Force Gelora Bung Karno.
Konsep sport tourism yang berkembang bukan hanya menawarkan kesehatan dengan berolahraga namun juga menawarkan kehidupan sosial dan banyak pengalaman berharga lainnya dengan bersama-sama mengunjungi setiap bagian dalam stadiun GBK.
Giri menjelaskan selain sport tourism kawasan GBK sendiri juga banyak menawarkan berbagai hal yang bisa di eksplor salah satunya kuliner di sekitar stadion mulai dari makanan khas hingga fusion food sehingga menawarkan berbagai pengalaman wisata yang beragam.