Commerce produk perawatan kendaraan multiguna bidik penjualan di SPBU

Update: 2021-08-23 14:14 GMT
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.
Indomie

Tingginya intensitas masyarakat berbelanja online, khususnya melaluie-Commerce telah membuka jalan bagi banyak produk lokal atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjangkau pasar lebih luas. Bahkan sebuah merek mampu mencatatkan penjualan ratusan produk per hari dengan memanfaatkan e-Commerce. Salah satunya seperti Autodazzling, produk perawatan kendaraan multiguna yang mampu menjual ratusan pcs perharinya. 

Pendiri sekaligus CEO Autodazzling, Rian Joharianto, mengatakan Autodazzling ini merupakan produk lokal, produk UMKM Sejak 2019 sampai dengan Juli tahun ini hanya mengandalkane-Commerce untuk penjualannya. "Dan ternyata respon konsumen sangat bagus sehingga kami bisamencatatkan penjualan 300 sampai 500 pesanan per hari. Bahkan penjualan kami sudah menembus luar negeri," kata Ria seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Senin (23/8).

Ini bisa menjadi bukti bahwa Autodazzling memang memiliki kualitas yang baik Karena kalau kualitasnya tidak baik,tentunya pembeli akan mudah meninggalkan kami dan beralih kemerek lain. Autodazzling merupakan produk perawatan kendaraan yang dapat digunakan untuk membersihkan dan merawat seluruh bagian kendaraan, mulai dari interior, eksterior, hingga ruang mesin. Bukanhanya mobil, Autodazzling juga memiliki produk perawatan khusus untuk sepeda motor, helm, dansepeda. 

Elshinta Peduli

Rian memastikan seluruh produk Autodazzling berbahan dasar air, bukan cairan kimia yang dapat merusak sehingga aman digunakan untuk menjaga kualitas dalam jangka panjang.

Memasuki semester dua tahun ini, Autodazzling berusaha melebarkan sayapnya dengan mencoba teknik pemasaran yang berbeda. Bahkan bisa dibilang abnormal karena setelah sukses menjamahpasar online, Autodazzling justru melakukan strategi direct selling dengan berjualan secara offline. Adapun lokasi yang dipilih yaitu SPBU.

Rian menyebut, salah satu pertimbangan yang membuat pihaknya memilih SPBU sebagai lokasi untuk menjangkau konsumen secara langsung karena SPBU sangat kecil kemungkinannya terdampak oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Selain itu,SPBU memiliki traffic yang menjanjikan dengan target konsumen yang jelas,yakni mereka yang memiliki kendaraan.

Autodazzling sudah mulai membuka titik penjualan di SPBU pada bulanAgustus,dimana kami telah berada pada tujuh lokasi, yaitu diwilayah Depok,Tangerang Selatan, danvBekasi.Total Autodazzling menargetkan dapat berada di 50 SPBU yang tersebar di Jawa dan Bali pada tahun 2021 ini.

"Membuka penjualan di SPBU merupakan salah satu strategi Autodazzling juga untuk membantu menggerakkan roda perekonomian daerah.Karena kami akan butuh sales setidaknya 4 orang disetiap titik SPBU sehingga hal itu bisamembuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang,membutuhkan dimasa sulit ini. Kami juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berbisnis tanpa syarat danmodal dengan menjadi reseller & dropshipper Autodazzling," ujarnya.

Elshinta Peduli

Similar News