Untidar gelar Paramasakti tampilkan karya mahasiswa
Elshinta.com, Universitas Tidar Magelang (Untidar) Magelang Jateng, menggelar Pekan Raya Mahasiswa Sains, Kebudayaan dan Teknologi (Paramasakti). Kegiatan ini baru pertama kali diadakan untuk menampilkan karya-karya mahasiswa.
Elshinta.com - Universitas Tidar Magelang (Untidar) Magelang, Jawa Tengah menggelar Pekan Raya Mahasiswa Sains, Kebudayaan dan Teknologi (Paramasakti). Kegiatan ini baru pertama kali diadakan untuk menampilkan karya-karya mahasiswa.
"Ini baru pertama kali diadakan menampilkan karya-karya mahasiswa," tutur Prof. Dr. Sugiyarto, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di sela-sela kegiatan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (16/11).
Dia mengatakan, kegiatan ini untuk menstimulasi dan membuat atmosfir akademik bagi mahasiswa. "Jadi kita perlu memasarkan karya ilmiah, inovasi di bidang sains, budaya dan kesenian," terangnya.
Kegiatan ini juga merupakan apresiasi kampus terhadap mahasiswanya. Masing-masing prodi di stimulasi sehingga akan berlomba-lomba menunjukkan produktivitasnya, sehingga atmosfir akademi mahasiswa akan muncul.
Bila semakin meningkat prestasi akademiknya, maka secara pragmatis bisa sebagai dukungan akkreditasi. "Karena point-point akreditasi salah satunya dengan kegiatan ini," ungkapnya.
Bahkan dengan kegiatan semacam ini, imbuh Sugiyarto universitas akan lebih percaya diri. "Hanya sayangnya memang belum semua prodi ikut serta karena ada yang belum mengerti maksud dan tujuannya. Apalagi ini baru awalan," tegasnya.
Namun demikiana, ia berharap tahun kedepan kegiatan semacam ini bisa berlangsung lebih besar dan diadakan diluar kampus sehingga akan lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Sementara itu, ketua panitia Paramasakti 2022, Satrio Ageng Rihardi berharap, kegiatan ini bisa hadir setiap tahun. Untuk kegiatan yangbaru pertama kali diadakan ini, pihaknya mengusung peserta mahasiswa dari 19 prodi yang ada di lingkungan Untidar.
Mereka menampilkan produk-produk ilmiah yang berbentuk akademik maupun artikel ilmiah, ataupun ada yang mengarah kewirausahaan. "Produk-produk itulah yang kemudian ditampilkan setiap prodi yang memiliki karakter dan ciri khasnya masing-masing," katanya.
Selaku panitia, pihaknya memfasilitasi agar produk yang dihasilkan bisa dikenal civitas akademik Untidar dan masyarakat secara luas.