Minta hujan, petani di Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara gelar doa bersama
Elshinta.com, Masyarakat di Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, menggelar doa bersama meminta agar hujan segera turun. Ini dilakukan akibat terjadi kekeringan sawah sehingga akan berpotensi menyebabkan gagal panen.
Elshinta.com - Masyarakat di Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, menggelar doa bersama meminta agar hujan segera turun. Ini dilakukan akibat terjadi kekeringan sawah sehingga akan berpotensi menyebabkan gagal panen.
Beralaskan tikar, warga bersama-sama duduk di landasan pacu (runway) eks ExxonMobil, Kecamatan Tanah Luas. Doa bersama dipimpin Imum Gampong Ampeh, Tgk. Ismail Ahmad, dan Tgk. H. Sufiyan Suri (Guru Majelis Taklim).
Mukim Tengah Kecamatan Tanah Luas, H. Muhammad Nur Ibrahim, mengatakan, masyarakat berinisiatif menggelar doa bersama meminta hujan kepada Allah SWT. Karena sawah warga mengalami kekeringan sudah sampai 45 hari, khususya di Gampong Apeh lahan petani
49 hektare kekeringan. Ini belum lagi di gampong atau kecamatan lainnya. Penyebab utama adalah Bendung Irigasi Krueng Pase belum berfungsi sama sekali hingga sekarang.
"Maka kita berdoa secara bersama-sama semoga hujan turun untuk kebutuhan air di sawah para petani. Kondisi areal sawah saat ini sudah retak-retak, sedangkan tanaman padi bervariasi ada yang satu bulan setengah dan dua bulan. Apabila tidak ada hujan selama beberapa ke depan, maka dikhawatirkan gagal panen untuk musim tanam kali ini. Karena sumber air disaluran irigasi pun tidak ada samasekali," kata Muhammad Nur Ibrahim, didampingi Keuchik Gampong Ampeh, Murhadi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Senin (16/1).