Keren, dari Gardu Pandang ini pengunjung bisa nikmati tujuh gunung
Elshinta.com, Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass segera hadir dengan ikon baru. Sebuah gardu pandang dengan ketinggian 9 meter, siap dioperasikan di awal tahun 2023 ini. Dari gardu pandang ini, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan indah 360 derajat dengan 7 gunung.
Elshinta.com - Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass segera hadir dengan ikon baru. Sebuah gardu pandang dengan ketinggian 9 meter, siap dioperasikan di awal tahun 2023 ini. Dari gardu pandang ini, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan indah 360 derajat dengan 7 gunung.
Ada gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Prau, Andong dan Telomoyo. "Bahkan Kota Magelang lengkap dengan gunung Tidar bisa terlihat jelas dari gardu pandang ini," tutur Direktur Badan Pengelola Objek Wisata (BPOW) Ketep Pass, Mul Budi Santoso seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Minggu (22/1).
Diharapkan dengan adanya gardu pandang ini, maka jumlah kunjungan wisatawan ke Ketep Pass akan semakin bertambah.
Menurutnya, gardu pandang yang dibangun mewakili nama gardu pandang Ketep Pass. Sebab banyak pengunjung yang bertanya-tanya, dimana gardu pandangnya. Ia menilai, selama ini nama gardu pandang Ketep Pass belum terwakili dalam bentuk fisik."Jadi saat ini sudah betul-betul ada gardu pandangnya," imbuh Bodrek, sapaan akrabnya.
Gardu pandang Ketep Pass berada di dataran tinggi Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Tempat ini menjadi destinasi wisata unggulan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang.
Menurut Bodrek, gardu pandang yang dibangun ini memiliki ketinggian 9 meter. Proyek ini menelan biaya sebesar Rp3,6 miliar. Ketep Pass mendapatkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membangun sejumlah fasilitas. Dana tersebut, digunakan untuk membangun tambahan fasilitas yaitu 10 kios UMKM yang diharapkan dapat menjadi etalase produk-produk UMKM Kabupaten Magelang utamanya oleh-oleh. Ada juga 5 kios kuliner yang akan dibangun nanti dapat melayani tamu yang middle. Penataan landscape, penataan rest area, toilet bersih dan toilet modern.
Ikon menara pandang berlantai 3 berbentuk lingkaran.Untuk menuju menara pandang, pengunjung harus melewati skywalk. Sepanjang Skywalk yang memiliki panjang sekitar 16 meter ini, pengunjung bisa ber swa foto. Skyawalk ini menghubungkan prasasti Ketep Pass ke lantai dua gardu pandang.
Untuk naik ke gardu pandang, pengunjung harus membeli tiket hanya dengan harga Rp 5 ribu per orang. Disini, pengunjung bisa melihat pemandangan alam menggunakan teropong yang bisa disewa, dan melihat aktivitas Merapi, keindahan Gunung Merbabu dan lain sebagainya. Menara pandang tiga lantai dengan kerangka besi tersebut, berkapasitas 130 orang.
Bodrek menyebutkan, tiket masuk menuju Ketep Pass untuk Senin sampai Sabtu sebesar Rp 10.500. Untuk hari Minggu dan libur nasional Rp 12.500. Selain itu, ada bioskop yang memutar kejadian erupsi Merapi dengan tiket Rp 9.000. Adapun jam operasional mulai 08.00 sampai 17.00 WIB.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menambahkan, pembangunan tersebut dilakukan juga bertujuan untuk penguatan Daya Tarik Wisata penyangga yang berkualiatas salah satunya Ketep Pass, serta destinasi penyanggga lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Magelang.
Penguatan daya tarik wisata terus dilakukan sejak kawasan Borobudur khususnya Candi Borobudur menjadi destinasi wisata super prioritas. Halitu dilakukan untuk menampung limpahan kunjungan, serta tidak mengecewakan pengunjung karena Ketep Pass saat ini mempunyai fasilitas sarana prasarana yang berkualitas.