Marak isu penculikan anak, Kapolres Boyolali minta masyarakat waspada

Elshinta.com, Meski isu penculikan anak banyak beredar di media sosial, namun hingga saat ini pihak Polres Boyolali tidak atau belum mendapatkan laporan resmi dari masyarakat adanya penculikan anak.

Update: 2023-02-04 17:25 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga masyarakat akhir-akhir ini diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak yang beredar di media sosial. Banyak orang tua yang was-was dengan isu ini, sehingga para orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap anaknya. Rata-rata para orang tua harus antar jemput anaknya saat berangkat dan pulang sekolah. Hal ini seperti yang terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Meski isu penculikan anak banyak beredar di media sosial, namun hingga saat ini pihak Polres Boyolali tidak atau belum mendapatkan laporan resmi dari masyarakat adanya penculikan anak. Menanggapi isu ini, Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Silalahi mengatakan meski belum menerima laporan kejadian penculikan anak, warga masyarakat diminta tetap menjaga anaknya, karena anak belum bisa mandiri.

"Jangan mudah percaya dengan maraknya isu penculikan anak.Tapi kita tak boleh lengah dan tetap melakukan antisipasi dari hal-hal yang tak diinginkan," kata Petrus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Sabtu (4/2).

Menyusul maraknya isu penculikan anak tersebut, Petrus memerintahkan seluruh Kapolsek atau anggotanya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat tenang.

"Hingga saat ini isu yang beredar di medsos itu belum ada kebenarannya. Karena hingga saat ini kami belum menerima rilis atau pemberitahuan secara resmi," tandas Petrus.

Tags:    

Similar News