Jembatan gantung di Tanah Pasir rusak parah, ancam keselamatan warga
Elshinta.com, Jembatan gantung yang berada di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara dikeluhkan warga setempat. Jembatan yang dibangun pada tahun 1991 ini, kondisinya sudah lapuk dan sangat memprihatinkan serta mengancam keselamatan warga yang melintas.
Elshinta.com - Jembatan gantung yang berada di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara dikeluhkan warga setempat. Jembatan yang dibangun pada tahun 1991 ini, kondisinya sudah lapuk dan sangat memprihatinkan serta mengancam keselamatan warga yang melintas.
“Setau saya jembatan ini dibangun pada tahun 1991 dan pernah dilakukan perbaikan di tahun 2021. Kini kondisi kayu papan lantai pada jembatan tersebut sudah ada yang terbuka serta tidak bisa dilalui lagi,” kata Keuchik Ulee Tanoh, Mawardi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (22/2).
Jembatan gantung merupakan penghubung antara Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Tanah Pasir dan Desa Lhung Baro, Kecamatan Lapang. Jembatan sering dilalui masyarakat, mahasiswa dan anak-anak sekolah.
"Kami berharap segera ada perbaikan dikarenakan jembatan ini menjadi akses penting warga kedua desa tersebut," tambahnya.
Mawardi menyebut untuk perbaikan jembatan itu sudah diajukan dalam musrembang tingkat kecamatan tahun lalu dan bahkan melaporkan kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi sama sekali.
“Di tahun ini kami kembali memasukkan pembangunan jembatan itu dalam musrembang kecamatan. Kita harapkan ini dapat dijadikan prioritas utama,” katanya.
Sedangkan Kepala Bidang Bina Marga Aceh Utara, Muhammad saat dikonfirmasi secara terpisah melalui pesan whatsapp mengatakan terkait perbaikan dan rehab jembatan tersebut tidak masuk di tahun 2023.
“Tidak masuk bang di tahun 2023, perencanaan sudah ada,” katanya.
Warga sangat berharap jembatan tersebut ada perhatian pemerintah daerah untuk diperbaiki mengingat jembatan tersebut alternatif warga Tanah Pasir menuju Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara.